benuanta.co.id, TARAKAN – Rencana pemindahan Tempat Pembuangan Akhir (TPA) sampah dari Hake Babu ke TPA Juata Kerikil terus dimatangkan.
Walikota Tarakan Khairul menegaskan pemindahan ke TPA Juata Kerikil baru mulai proses tender.
“Ini baru mulai proses tender. Nanti kalau sudah selesai tender dan sudah berfungsi baru nanti kita pelan-pelan pindah ke sana (TPA Juata),” tuturnya Sabtu (12/11/2022).
Setelah resmi beroperasional TPA Juata, kata Khairul TPA Hake Babu akan diubah menjadi taman kota ruang terbuka hijau.
“TPA baru total luasnya 55 hektare tapi kita bangun saat ini sekitar 10 hektare untuk tahap 1 selebihnya buffer zone. Tapi saya perkirakan 10 hektare cukup sekian puluh tahun karena kita pakai sanitary landfill,” bebernya.
Bahkan diungkapkannya sudah punya desain TPA Hake Babu menjadi taman kota ruang terbuka hijau.
“Dan tidak bau bekas sampah. Karena sampahnya nanti diolah menjadi pupuk kompos,” ujarnya.
Sementara itu Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Tarakan Harianto menambahkan mengenai progres pembangunan TPA Juata Kerikil tahun depan selesai.
“Pembangunan TPA Insyaallah pak walikota harapannya tahun depan selesai TPA yang ada di Juata Kerikil, karena saat ini TPA Hake Babu sudah sangat overload,” ungkapnya.
Diungkapkannya kapasitas daya tampung sampah di TPA Juata Kerikil bisa mencapai 10 ton.
“Dari lokasi kita miliki 50-an hektare. Karena setiap hari produksi sampah masuk TPA Hake Babu kurang lebih 170-an ton,” tuturnya.
Kemudian selama proses pembangunan TPA Juata Kerikil, pengelolaan TPA Hake Babu kata Harianto akan terus lakukan penataan sampah masuk.
“Artinya penataan memanfaatkan area yang ada kita terus komitmen volume sampah bisa stabil,” pungkasnya. (*)
Reporter: Georgie Silalahi
Editor: Yogi Wibawa







