benuanta.co.id, NUNUKAN – Forum Indonesia Muda (FIM) kembali menyelenggarakan Pelatihan Nasional FIM yang ke-24. Kegiatan ini dilaksanakan selama 5 hari dengan metode hybrid dimana pelaksanaan sesi daring melalui zoom dan luring hadir secara langsung di Taman Wiladatika Cibubur, Jakarta sejak tanggal 28 – 30 Oktober 2022 hari kemarin.
Kegiatan Pelatihan FIM ini diikuti sebanyak 100 orang pemuda dan mahasiswa seluruh Indonesia yang telah lolos seleksi secara ketat. Pelatihan ini mengangkat tema pemuda Indonesia bangkit, kolaborasi aksi pulihkan negeri.
Perlu diketahui bahwa Forum Indonesia Muda merupakan sebuah forum independen yang beranggotakan pemuda dan mahasiswa dari berbagai aktivitas, universitas maupun lembaga kepemudaan, dari seluruh Indonesia dengan cita-cita bersama membangun bangsa dengan semangat kontribusi bersama.
Forum ini dibuat sebagai sarana peningkatan kompetensi pemuda dan mahasiswa dalam rangka menyiapkan pemimpin masa depan dan wadah silaturahmi untuk membangun kontribusi bersama baik secara online dan offline
Seluruh peserta yang mengikuti pelatihan nantinya ditugaskan untuk merealisasikan proyek sosial pasca pelatihan nasional di masing-masing regionalnya.
Kegiatan pelatihan FIM ini dihadiri oleh beberapa perwakilan pemuda dan mahasiswa di 34 Provinsi yang tersebar di 60 regional. Dua regional diantaranya adalah regional Nunukan dan Tarakan, Provinsi Kalimantan Utara
Regional Nunukan diwakili oleh Agus atau dikenal dengan nama Johan. Pemuda asal Sebatik Kabupaten Nunukan ini aktif di berbagai kegiatan sosial kemasyarakatan dan kepemudaan. Johan saat ini Johan sebagai Ketua Sebatik Millenial Care. Pada pelatihan Nasional ini, Johan membawa proyek sosial berupa Penguatan Nasionalisme melalui pemberdayaan masyarakat.
Sedangkan untuk regional Tarakan di wakili oleh Ardiansyah, pemuda asal sebatik yang saat ini berstatus mahasiswa aktif di Fakultas Hukum, Universitas Borneo Tarakan. Ardiansyah membawa proyek sosial berupa Kampung Literasi Sadar Hukum.
Ardiansyah berharap dengan mengikuti kegiatan Pelatihan Nasional ini dia dapat mengambil peran dan menebarkan banyak manfaat di regional yang diwakilinya
“Saya berharap dengan mengikuti kegiatan pelatihan yang diselenggarakan oleh FIM ini saya dapat berperan aktif dan menebarkan manfaat di lingkungan masyarakat khususnya terkait masalah hukum”. Ucap Ardi sapaan akrabnya, Senin (31/10).
Selain itu, Johan sendiri berharap melalui program Pelatihan FIM ke -24, dia dapat menumbuhkan semangat nasionalisme warga perbatasan dengan isu pemberdayaan yang dibawanya.
“Melalui pemberdayaan masyarakat warga perbatasan bisa meningkatkan rasa nasionalismenya. Masyarakat perbatasan lebih mencintai produk dalam negeri, dan sudah bisa meninggalkan penggunaan mata uang ringgit. karena selama ini mata uang ringgit masih tersebar luas di perbatasan khususnya di Sebatik,” jelasnya.
Pada kesempatan yang sama, Johan juga mengucapkan terima kasih kepada Tokoh Masyarakat Sebatik yang sudah memberikan dukungan sehingga dia dapat mengikuti Pelatihan Forum Indonesia Muda.(*)
Reporter: Darmawan
Editor: Ramli







