benuanta.co.id, BULUNGAN – Melihat dampak yang ditimbulkan dari narkotika di kalangan masyarakat. Pemerintah pun turun tangan memberikan informasi agar masyarakat menjauhinya, karena selain berhadapan dengan hukum. Dampak yang dirasakan oleh penggunanya akan ketergantungan hingga dapat menyebabkan kehilangan nyawa.
Tak hanya kalangan orang dewasa, narkotika juga kini merangsek pada kalangan remaja. Untuk itu Badan Narkotika Kabupaten (BNK) Bulungan melakukan sosialisasi tentang bahaya narkoba kepada masyarakat.
“Penyalahgunaan narkotika psikotropika dan zat adiktif lainnya sudah bukan asing bahkan sudah akrab di telinga kita,” ucap Ketua BNK Bulungan, Ingkong Ala, Rabu 19 Oktober 2022.
Dia mengatakan informasi tentang penyalahgunaan Narkotika kini mudah didapati, salah satunya melalui pemberitaan baik di media televisi, media cetak, media sosial, radio, bahkan informasi mulut ke mulut.
“Kasus penyalahgunaan narkoba di Kabupaten Bulungan yang masih tetap banyak bahkan dari tahun ke tahun semakin meningkat dan modusnya bervariatif,” jelasnya.
Lanjutnya, penyalahgunaan narkoba dapat ditemukan pada kalangan anak remaja, pemuda, orang dewasa hingga pejabat pemerintah dan aparat hukum.
“Sudah banyak kita dapati yang terjerumus ke jurang hitam penyalahgunaan barang haram ini,” bebernya.
Berangkat dari kesadaran tersebut, Badan Narkotika Kabupaten Bulungan sebagai salah satu organisasi yang mengemban tugas terhadap upaya pencegahan dan rehabilitasi penyalahgunaan narkoba. Kemudian terus memaksimalkan sumber daya yang ada untuk meningkatkan kesadaran masyarakat tentang ancaman dan bahaya penyalahgunaan narkoba.
“Karena kita tahu perkembangan penyalahgunaan narkotika di Kabupaten Bulungan ini sendiri semakin meningkat. Adapun salah satu upaya kami selaku badan narkotika dalam melakukan pencegahan terhadap penyalahgunaan narkotika yaitu dengan kegiatan sosialisasi seperti saat ini,” paparnya.
Wakil Bupati Bulungan ini menuturkan dengan adanya kegiatan ini dapat meningkatkan kesadaran dari pelajar, serta organisasi masyarakat dengan harapan bisa membantu BNK dan aparat setempat dalam melakukan pencegahan terhadap bahaya narkoba.
“Lalu yang perlu saya informasikan dalam hal rehabilitasi. BNK Bulungan pada tahun 2017 telah memulai membuka unit pelayanan Napza yang di pusatkan di kompleks Puskesmas Tanjung Selor. Pada pelayanan ini, masyarakat yang ingin sembuh terhadap pengaruh narkoba mendapat pelayanan metode rawat jalan,” tuturnya.
Namun demikian, jika penyalahgunaan sudah parah dan berlangsung lama, BNK Bulungan telah bekerja sama dengan beberapa balai rehabilitasi Badan Narkotika Nasional (BNN) di antaranya Balai Rehabilitasi BNN Baddoka di Makassar, Balai Rehabilitasi BNN Tanah Merah di Samarinda.
“Serta Balai Besar Rehabilitasi BNN Liddo di Bogor, siap apabila ada pengguna narkoba yang akan di rehabilitasi,” terangnya.
Ingkong Ala dalam kesempatan itu, mengajak seluruh komponen masyarakat untuk bersama-sama menjaga generasi penerus Bulungan dari ancaman dan bahaya narkoba. Kata dia, jika semua pihak tidak peduli dengan generasi mendatang, maka bisa dipastikan Bulungan di masa depan akan dirusak oleh narkoba.
“Sehingga akhirnya tidak ada kemandirian dan kemajuan pada daerah yang kita cinta ini. Jangan malu untuk melapor apabila ada sanak keluarga, teman maupun tetangga apabila didapati menjadi pecandu narkoba, bisa segera melapor ke aparat terkait. Yakinlah, mencegah lebih baik dari pada memberikan penyembuhan terhadap penyalahgunaan narkoba,” pungkasnya.(*)
Reporter: Heri Muliadi
Editor: Ramli







