benuanta.co.id, TARAKAN – Dinas Koperasi UMKM dan Perdagangan (DKUMP) Kota Tarakan mengadakan pasar murah di 20 kelurahan sampai 10 Oktober mendatang.
Kepala Dinas Koperasi UMKM dan Perdagangan Kota Tarakan Untung Prayitno mengatakan, produk yang dijual pada pasar murah berupa beras, gula minyak goreng, tepung berasal dari Bulog.
“Dan gelar produk UMKM asli Tarakan, kegiatan ini masih berlangsung dari tanggal 19 September lalu sampai 10 Oktober mendatang melalui di 20 kelurahan-kelurahan yang ada di Tarakan yang bekerja sama dengan Bulog,” ucap Untung Prayitno kepada benuanta.co.id, Selasa 4 Oktober 2022.
Lebih jauh, Untung Prayitno menegaskan produk beras yang dijual pada pasar murah bukan Beras untuk Keluarga Miskin (Raskin).
“Melainkan beras kualitas premium tapi harganya murah mereknya dari Bulog bukan beras raskin,” kata Untung Prayitno.
Dijelaskannya, minyak goreng yang dijual di pasar murah Dinas Koperasi UMKM dan Perdagangan Kota Tarakan sebesar Rp 14.000.
“Dengan brand “Minyak Kita” itu, dan pasar murah yang berlangsung di 20 kelurahan masing-masing 1 kelurahan akan berlangsung selama 2 hari,” jelasnya.
Untung Prayitno juga menyebutkan selama pelaksanaan pasar murah Dinas Koperasi UMKM dan Perdagangan Kota Tarakan tidak menggunakan kupon antrean.
“Kalau mau beli beras, tepung, gula tidak pakai kupon antrean, cuman kalau minyak goreng merek “Minyak Kita” itu wajib menunjukkan ktp karena minyak tersebut adalah minyak subsidi,” tuturnya.
Untung Prayitno bahkan akui bahwa komoditas minyak goreng selama terselenggaranya pasar murah Dinas Koperasi UMKM dan Perdagangan Kota Tarakan paling diminati warga Tarakan.
“Ya karena murah, lalu kalau misalnya animo masyarakat masih tinggi ingin beli minyak goreng dan komoditi yang lain, tentu kita ingin mengadakan lagi dan evaluasi lagi,” terangnya.
Sebagai informasi, Untung Prayitno menegaskan adanya pasar murah dari Dinas Koperasi UMKM dan Perdagangan Kota Tarakan merupakan cara tekan inflasi di Kaltara.
“Ini juga salah satunya menekan inflasi dan menurut informasi Bulog antusias masyarakat belanja di pasar murah itu cukup banyak bahkan sangat terbantu mereka ini,” pungkasnya.(*)
Reporter: Georgie Silalahi
Editor: Ramli







