Tekan Inflasi, 10 Ton Beras Siap Dibagikan Pemkab Nunukan ke Warga di Perbatasan

benuanta.co.id, NUNUKAN – Upaya Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Nunukan untuk menekan Inflasi akibat naiknya Bahan Bakar Minyak (BBM) melalui Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan (DPKP) Nunukan akan menyalurkan bantuan beras sebanyak 10 ton kepada masyarakat di perbatasan.

Kepala DPKP Nunukan, Muhktar menyampaikan, bantuan sembako yang akan disalurkan kepada masyarakat merupakan langkah sementara Pemerintah Kabupaten Nunukan untuk meringankan beban masyarakat akibat kenaikan BBM dan untuk menekan inflasi saat ini.

“Untuk penyalurannya akan kita lakukan secara bertahap, untuk tahap awal kita akan menyalurkan sebanyak 2 ton dulu,” ujar Mukhtar kepada benuanta.co.id, Selasa (20/9/2022).

Baca Juga :  Kurangi Jumlah Kebakaran di Nunukan lewat Sosialisasi Rutin Damkar

Untuk penyaluran tahap pertama, akan disalurkan kepada beberapa Yayasan sebanyak 1 ton dan sopir angkutan kota (angkot) akan disalurkan sebanyak 1 ton.

Lebih lanjut Mukhtar mengatakan, 2 ton beras yang akan disalurkan terlebih dahulu tersebut merupakan beras cadangan dari DPKP, sementara untuk penyaluran 8 ton selanjutnya, pihaknya masih menunggu penetapan dan pencarian anggaran dari APBD oleh DPRD Nunukan.

Baca Juga :  Polemik Larangan Bongkar Muat di Sebatik, DPRD Ingatkan Evaluasi Komprehensif dan Aspek Keselamatan

“Untuk yang 8 ton beras nanti akan di diperuntukkan bagi masyarakat menengah ke bawah, kita akan salurkan secara bertahap. Diperkirakan akan selesai di akhir tahun 2022 ini,” katanya.

Ditambahkannya, untuk mencegah terjadi kegandaan bagi penerima bantuan, untuk sopir angkot diwajibkan membawa fotokopi SIM dan KTP, sementara bagi yayasan akan mengajukan permohonan bantuan sebagai yayasan yang membutuhkan bantuan.

sementara untuk pendistribusian 8 ton nantinya, diperuntukkan bagi masyarakat menengah ke bawah namun dikecualikan bagi masyarakat yang telah terdata pada Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS) seperti Program Keluarga Harapan (PKH) dan program Bantuan Pangkan Non Tunai (BPNT).

Baca Juga :  Musrenbang se-Pulau Nunukan Fokus Pemerataan Infrastruktur dan Penguatan Ekonomi Inklusif

“Jadi yang sudah pernah menerima bantuan BLT BBM itu tidak bisa dapat lagi, jadi ini khusus untuk masyarakat menengah ke bawah yang memang belum pernah mendapat bantuan,” pungkasnya.(*)

Reporter: Novita A.K

Editor: Ramli

WhatsApp
TERSEDIA VOUCHER

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *