FLASH NEWS! Warga Amal Tutup Jalan Diduga Sengketa Lahan dengan TNI AL

benuanta.co.id, TARAKAN – Dugaan sengketa lahan yang terjadi di Jalan Amal Lama tepatnya di area Bumi Perkemahan Binalatoeng mengundang kontra tersendiri dari pihak masyarakat sendiri.

Kontra ini diperlihatkan warga masyarakat Pantai Amal karena diduga tanah milik mereka akan diambil alih oleh TNI AL.

Berdasarkan pantauan benuanta.co.id di lapangan, warga sudah dua hari terhitung mulai Senin, 19 September 2022 hingga Selasa, 20 September 2022. Demo ini diperkirakan mulai sejak 09.30 tadi pagi.

Baca Juga :  2 Tahun Jalin Kerja Sama, Guru Besar UBT Bawa Materi Pengembangan Metode PBL ke Faculty of Law Maastricht University

Salah satu masyarakat RT 5 Pantai Amal, Hj. Faidah mengaku sempat mendapatkan dorongan dari oknum TNI AL yang berjaga di lokasi.

“Saya itu cuma minta izin melihat tanah saya yang ada di dalam (Bumi Perkemahan Binalatoeng) tapi belum saya masuk saya didorong dan hp saya jatuh diinjak-injak juga saya,” bebernya, Selasa (20/9/2022).

Baca Juga :  Pidana Kirim Barang Farmasi Ilegal Tanpa Izin Edar Bisa Divonis 15 Tahun Penjara dan Denda Rp 1,5 M

Meski tidak terdapat luka yang terlalu parah, ia mengaku kecewa dan sedih lantaran dirinya perempuan diperlakukan tidak baik oleh aparat.

Saat ini warga hanya ingin masuk ke dalam Bumi Perkemahan Binalatoeng untuk melihat apakah ada aktivitas pembangunan di atas lahan warga.

Hingga berita ini diturunkan, warga masih terus berkumpul dan memblokade jalan di depan Taman Anggrek menuju Pantai Amal.

Baca Juga :  Kurangnya Suplai Sapi Pengaruhi Peredaran Daging Ilegal

Benuanta.co.id masih mencoba mengkonfirmasi ke pihak TNI AL terkait adanya sengketa lahan dengan warga ini.(*)

Reporter: Endah Agustina

Editor: Ramli

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

3 × four =