Jawab Usulan Mahasiswa Soal Satgas BBM, Pertamina: Kami Dukung

benuanta.co.id, TARAKAN – Persoalan naiknya harga Bahan Bakar Minyak (BBM) menuai polemik dari berbagai golongan masyarakat. Aksi demonstrasi yang dilakukan mahasiswa juga mewarnai penolakan kebijakan dari pemerintah pusat tersebut.

Menyikapi hal tersebut, Sales Branch Manager Rayon V Kaltimut Pertamina Depo Tarakan, Azri Ramadan Tambunan menuturkan pihaknya dengan sepenuhnya mendukung pembentukan Satuan Tugas (Satgas) untuk menagani BBM. Satgas ini yang mengawasi agar penyaluran BBM agar tepat sasaran.

“Di saat ini kita juga sedang menjalankan program subsidi tepat, jadi kendaraan yang isi BBM subsidi itu didaftarkan dulu di website My Pertamina, dan diharapkan memang masyarakat Tarakan segera mendaftar,” tuturnya, Selasa (6/9/2022).

Baca Juga :  Satlantas Polres Tarakan Tilang 30 Kendaraan, Sasar Knalpot Brong dan Balap Liar

Saat ini sekitar 1.700 masyarakat yang telah melakukan pendaftaran di aplikasi itu. Nantinya pendaftar akan mendapatkan barcode guna identitas kendaraan untuk dibawa ke SPBU. Pihaknya juga melakukan sosialisasi seperti berkunjung ke pemerintah daerah serta menyediakan booth di masing-masing SPBU untuk pendaftaran di aplikasi My Pertamina.

“Salah satunya di SPBU Mulawarman, SPBU Gunung Lingkas, di sana kita buka booth. Jadi kalau ada masyarakat mau mendaftar bisa ke booth langsung. Kemudian di setiap pengisian teman-teman operator juga membagi selebaran tata cara pendaftarannya, di sosial media kita lakukan sosialisasinya,” bebernya.

Baca Juga :  Dinkes Tarakan Imbau Warga Jaga Imunitas dan Terapkan PHBS di Musim Pancaroba

Ia melanjutkan, untuk BBM jenis solar subsidi juga mengalami penambahan. Dikarenakan saat ini tengah ada pekerjaan proyek yang mengerahkan beberapa unit truk. Harapannya agar kendaraan yang memakai BBM jenis solar juga didaftarkan dan terverifikasi. Saat ini Tarakan mendapatkan kuota solar sekitar 11.761 kilo liter per tahun, pertalite 40.696 kilo liter.

“Diverifikasi untuk berhak atau tidaknya. Ya upaya yang dilakukan mungkin cukup. Ada juga saran dari mahasiswa untuk pembentukan Satgas tadi, supaya ada tindakan padad penyelewengan BBM subsidi,” ujar Azri.

Baca Juga :  Dapur SPPG Polres Tarakan Diresmikan, Target Produksi Bertahap Hingga 2.000 Porsi

Selain itu penyaluran solar pun diberikan waktu pukul 09.00 Wita dikarenakan aktivitas loading tanki yang tidak memperbolehkan melakukan pengisian BBM ke kendaraan. Mengatasi hal tersebut pihaknya menerima usulan untuk aktivitas loading dilakukan pada sore hari.

“Jadi itu untuk SPBU Gunung Lingkas, kalau yang di Mulawarman semuanya sudah clear, tidak ada pengisian pas jam ramai,” pungkasnya. (*)

Reporter: Endah Agustina

Editor: Yogi Wibawa

WhatsApp
TERSEDIA VOUCHER

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *