Perjuangan BPK Oi Siapkan Bendera Merah Putih Terpanjang di Kaltara

benuanta.co.id, TARAKAN – Tak main-main, perjuangan Badan Pengurus Kota (BPK) Orang Indonesia (Oi) Tarakan dalam menyemarakkan HUT ke-77 Republik Indonesia serius disiapkan.

Sebab, BPK Oi Tarakan tengah mempersiapkan bendera merah putih raksasa sepanjang 677 meter. Bendera raksasa ratusan meter dan berat 200 kilogram itu dijahit sejak 8 tahun silam.

BPK Oi Tarakan menginginkan bendera ini dibentangkan oleh semua kelompok masyarakat dalam semarak kemerdekaan Indonesia. Sejak 2014, bendera yang awalnya hanya berukuran panjang 6 meter ini bertambah kian panjang berkat keinginan serta urunan dana para anggota serta partisipan.

Tekad Oi melalui bendera raksasa ini, bukanlah untuk meraih kemegahan semata melainkan makna nasionalisme yang mendalam. Pihaknya kerap kolaborasi dengan lintas organisasi dan latar belakang lainnya untuk membentangkan bendera ini.

Baca Juga :  Muhammadiyah Tetapkan 1 Ramadan pada 18 Februari 

“Kami mau kebanggaan ini, tidak perlu lah kita dapat rekor-rekor apa. Jika umur kita panjang, apabila semakin bertambah panjang ini bendera, kita tidak akan mau didaftarkan rekor MURI. Walaupun ada sponsor, kita tetap tidak mau,” ungkap Ketua BPK Oi Tarakan Che Ageng kepada benuanta.co.id, Selasa (16/8/2022).

Pihaknya ingin fokus agar bendera ini bertambah panjang selalu mewarnai peringatan hari besar kebangsaan. Selain itu, ia juga betapa menghargai keinginan anggota dan stakeholder.

“Kami takutnya esensi sejak awal, kebanggaan kita menjadi kesombongan. Dari pada keluar biaya untuk raih rekor, lebih baik kita gunakan untuk menambah panjang bendera,” sambung Che.

Che menguraikan cikal bakal terciptanya bendera terpanjang di Kaltara ini. Sejak tahun 2014, BPK Oi Tarakan berinisiatif untuk berurunan dana, kala itu harga kain per meternya seharga Rp 20 ribu.

Baca Juga :  Belum Ada Instruksi Pemutihan Pajak Kendaraan, Bapenda Dorong Kepatuhan Warga

Bermodalkan Rp 300 ribu, Che dan kawan-kawannya beranikan diri untuk menjahit bendera itu dengan bantuan penjahit asal Tarakan. Alhasil, terjahitlah bendera sepanjang 6 meter itu.

Seiring berjalan waktu, bendera ini bertambah panjang 3 meter atau panjang keseluruhannya 9 meter.

“Alhamdulillah, ketika banyak yang tahu sejarah dan peruntukan bendera ini, maka banyak juga yang mendukung. Para senior kita turut menyumbang dana dan kawan-kawan lintas organisasi juga urunan, akhirnya setiap tahunnya bertambah terus panjang bendera itu,” urainya.

“Dari 6 meter menjadi 677 meter, ini menjadi kebanggaan bersama. Kami mau kebanggaan ini, tidak usah dapat rekor-rekor segala macam. Cukup tersambung panjang, teman-teman senang dan kompak, itu sudah cukup bagi kami,” tutur pria yang juga aktif dalam gerakan buruh ini.

Baca Juga :  Deteksi Dini Kunci Pencegahan Penyebaran HIV/AIDS

Berbagai tawaran dan usulan, kerap mengalir ke BPK Oi Tarakan namun pihaknya tetap tegas dan mengajak semua pihak agar bendera ini tetap bertambah panjang tanpa ada embel-embel lain.

“Banyak juga pengusaha, pejabat yang dorong untuk rekor MURI tapi sekali lagi kami tekankan bahwa kami tidak mau,” terangnya.

Direncanakan, bendera ini akan dibentangkan oleh 141 organisasi atau 2000 orang di Kabupaten Bulungan. Panjang bendera 677 meter melambangkan usia kemerdekaan Indonesia ke-77 tahun. (*)

Reporter : Kristianto Triwibowo

Editor: Yogi Wibawa

WhatsApp
TERSEDIA VOUCHER

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *