Pemadaman Listrik Terulang Lagi, BEM UBT Bakal Lapor Ombudsman

benuanta.co.id, TARAKAN – Belum kering keringat selepas demonstrasi ke Kantor PLN UPDK Tarakan, Aliansi BEM Bersatu kembali mengecam kinerja PLN yang dinilai tak memberikan atensi terhadap pemadaman listrik bergilir.

Bukan tak beralasan, BEM Universitas Borneo Tarakan yang tergabung dalam aliansi tersebut mengetahui pasca demonstrasi, pada sore ini juga PLN Tarakan memberikan informasi pemeliharaan jaringan listrik 20 kV.

Melalui info tersebut, wilayah yang terjadi pemadaman listrik yakni Jalan Kusuma Bangsa pada Sabtu (13/8/2022) mulai pukul 08.00 WITA hingga 11.00 WITA.

Baca Juga :  Pria Tanpa Identitas Ditemukan Meninggal di Depan Ruko Slamet Riyadi

“Kalau pemadaman terus terjadi, kami akan melanjutkan gerakan dan tuntutan. Saat aksi tadi, tidak ada pemaparan data yang jelas dari PLN. Kalau pemadaman listrik bergilir terus terjadi, kami minta PLN paparkan data. Kita tidak mau hanya sekedar argumentasi pembelaan, tapi harus terbuka apa yang menjadi faktor-faktor persoalan itu,” ujar Presiden Mahasiswa BEM UBT, Ainulyansyah Nurdin S kepada benuanta.co.id, melalui sambungan telepon Selasa petang (12/8/2022).

Baca Juga :  Selama Ramadan Polres Tarakan Antisipasi Balap Liar hingga Penimbunan Bahan Pangan

Pengawalan Aliansi BEM Bersatu tak hanya sampai menggeruduk kantor PLN, namun terdapat upaya seriusnya guna menagih janji PLN memberikan pelayanan publik terbaik kepada masyarakat Tarakan.

Gerakan selanjutnya seperti aksi demonstrasi, kata Ainul akan tetap menjadi pertimbangannya.

“Untuk aksi lanjutan, kita lihat kondisi ke depan. Pastinya kami juga ada pembicaraan untuk mengadukan persoalan PLN ke Ombudsman, karena itu kan pelayanan publik. Kita kecewanya kan karena pemadaman listrik terus terjadi,” urai dia.

Baca Juga :  Perdana, 30 Wisudawan di Tarakan Menyandang Gelar Sarjana Lansia

Unsur pimpinan PLN UP3 Tarakan dan Kaltara, seakan menjadi bulan-bulanan BEM, pasalnya ia mengharapkan PLN dapat memberikan solusi dan peningkatan pelayanan.

“Untuk pimpinan PLN, karena mereka pimpinan baru, ya harus bisa melahirkan solusi yang baru mengatasi permasalahan listrik di Tarakan. Baik itu pimpinan PLN Tarakan maupun Kaltara,” tegas Presma UBT itu. (*)

Reporter: Kristianto Triwibowo

Editor: Matthew Gregori Nusa

WhatsApp
TERSEDIA VOUCHER

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *