benuanta.co.id, TARAKAN – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Tarakan menjadwalkan memanggil Dinas Perternakan dan Tanaman Pangan (Disnaktan) Kota Tarakan.
Ketua Komisi II DPRD Kota Tarakan, Muhammad Hanafia menjelaskan pemanggilan tersebut berkaitan guna mengatahui upaya Disnaktan Tarakan dalam menjaga pasokan daging ayam potong tetap aman di Tarakan sekaligus mengetahui kemampuan dari para peternak.
“Bagaimana kemampuan dari para peternak mencukupi atau tidak kebutuhan daging ayam bagi warga Kota Tarakan,” kata Muhammad Hanafia, Ahad (31/7/2022).
Hanafia menyebut, pihaknya berupaya untuk mensejahterakan para peternak, dan menghindari pengurangan populasi peternak akibat banyaknya pasokan daging ayam dari luar Kota Tarakan.
“Makanya tadi kami pertanyakan pasar yang ada di Kota Tarakan stabil nggak dengan peternak. Alhamdulillah jawabannya masih stabil, namun walaupun begitu ada juga pasokan-pasokan dari luar yang kita tidak bisa pungkiri untuk memenuhi kebutuhan masyarakat kota Tarakan,” terangnya.
Ketua Fraksi Gerindra DPRD Kota Tarakan ini berharap kebutuhan daging ayam potong di pasar terpenuhi dan kesejahteraan para peternak juga terjaga. Selain itu, bisa menyumbang Pendapatan Asli Daerah (PAD) Kota Tarakan.
“Peternakan yang mereka jalankan itu, bisa menjadi suatu usaha/bisnis yang menghasilan buat mereka. Itu yang kita kawal sama-sama, kita jaga agar mereka semangat dan usaha ini berhasil,” imbuhnya.
Terkait bibit, pakan, obat-obatan serta pemantauan dan sosialisasi yang minim didapatkan peternak dapat diakomodir pemerintah.
“Ini perlu jadi perhatian Disnaktan, supaya peternak mendapat pendampingan serta mudah mendapatkan bibit berkualitas, pakan murah serta ayam tidak sakit-sakitan,” tandasnya. (*)
Reporter: Yogi Wibawa
Editor: Nicky Saputra







