benuanta.co.id, NUNUKAN – Keberadaan La Upa (52) warga Kecamatan Sebakis Kabupaten Nunukan, belum dapat dipastikan penyebab hilangnya saat mencari ikan. Warga yang turut membantu pencarian, mengungkapkan kendalanya ada di sungai itu sendiri.
Dua hari sudah, keberadaan korban tak diketahui saat hendak menjala ikan di Sungai Rahayu Kecamatan Sebakis. Operasi SAR yang digawangi oleh Tim SAR gabungan bersama masyarakat setempat pun memasuki hari kedua.
Pencarian ini pun telah menyisiri sungai dan sekitarnya tetapi belum pula menemukan La Upa. Ironisnya, barang-barang milik korban dan alat penangkap ikan telah ditemukan di sekitar sungai.
“Saat ini pencarian tim Basarnas dan warga masih dalam proses dan belum menemukan titik terang. Kendala saat ini tidak ada saksi mata yang menyatakan apakah korban hilang di air (sungai) atau di darat,” ucap Indra seorang warga Kecamatan Sebakis, kepada benuanta.co.id, Ahad (24/7/2022).
Para warga bersama Tim SAR tak lelah, untuk menyisiri semua titik lokasi yang disinyalir akan keberadaan La Upa.
Hingga pencarian hari kedua ini, hanya barang-barang penunjang milik La Upa seperti kendaraan dan pakaian yang ditemukan tak jauh dari lokasi kejadian.
“Dari temuan lapangan, semua sudut air sudah ditelusuri dan untuk barang-barang milik korban yang masih di sekitar sungai berupa motor, tas, tempat minuman dan makanan serta baju korban masih di sekitar jaring yang terpasang pasang di sungai,” tutup Indra.
Sebelumnya, La Upa dikabarkan hilang sesaat hendak menjala ikan di sungai. Korban ini diketahui dalam keadaan sendiri saat mencari ikan.
Menuju waktu petang pada Jumat lalu, keluarga pun cemas La Upa belum kembali dan berusaha menyusul dirinya di sungai, namun tak terlihat sedikitpun keberadaannya kecuali barang-barang miliknya. (*)
Reporter: Kristianto Triwibowo
Editor: Matthew Gregori Nusa







