benuanta.co.id, NUNUKAN – Penamaan Pos Lintas Batas Negara (PLBN) di Sei Nyamuk, Kecamatan Sebatik Utara, Desa Sei Pancang hingga saat ini masih menjadi perbincangan hangat di kalangan masyarakat warga Sebatik, karena warga menginginkan nama tersebut sebagai PLBN Sebatik Indonesia.
Anto warga Sebatik, mengatakan PLBN Sei Nyamuk agar bisa direkomendasikan untuk diubah atas permintaan warga. Dia berharap nama yang nantinya akan diubah nama yang familiar.
“Kalau bisa itu namanya diubah PLBN Sebatik Indonesia,” terangnya.
Tidak hanya itu, Sahar juga mengatakan dari pada menjadi polemik antara Sungai pancang dan Sungai Nyamuk tida ketemu lebih baik nama PLBN itu di namakan PLBN Sebatik.
“Karena namanya lebih terkenal dengan sebutan Sebatik, masyarakat juga sudah tau, tapi harus ditambah Sebatik Indonesia, karena wilayah sebatik ini adalah pulau terbagi dua, ada Sebatik Indonesia dan Sebatik Malaysia, jadi kita inginkan nama PLBN Sebatik Indonesia,” harapnya.
Deputi Bidang Pengelolaan Batas Negara, Robert Simbolon menjelaskan, sementara ini nama PLBN Sei Nyamuk sesuai arahan presiden Jokowi yang tertuang dalam impres nomor satu tahun 2019. Tetapi ada juga dokumen yang sementara tetap digunakan PLBN Sei Pancang.
“Kita sedang mempertimbangkan untuk mengakomodasi aspirasi masyarakat, kita juga sudah pernah menerima usulan resmi melalui Bupati Nunukan, itu nantinya akan kita usulkan ke presiden pengguna PLBN Sebatik,” kata Robert Simbolon, kepada benuanta.co.id, Sabtu (16/7/2022).
Selain mengakomodasi untuk menjadi simbol yang bisa membanggakan masyarakat di Pulau Sebatik, pihaknya akan berusaha mengganti namanya menjadi PLBN Sebatik Indonesia sebelum diresmikan Presiden RI.(*)
Reporter: Darmawan
Editor: Ramli







