benuanta.co.id, NUNUKAN – Dalam rangka pengurangan sampah dari sumbernya, Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Nunukan mengimbau masyarakat untuk dapat memilah sampah sebelum dibuang.
Kepala Bidang Pengelolaan Persampahan DLH Nunukan, Muhammad Irfan Ahmad mengatakan pengurangan sampah dapat dilakukan langsung dari sumbernya, yakni berasal dari rumah tangga khususnya sampah plastik.
“Kita sudah mengimbau kepada masyarakat untuk dapat memilah dan memanfaatkan sampah plastik untuk daur ulang dan bisa dijual untuk mengahasilkan uang,” ujar Irfan kepada benuanta.co.id, Senin (11/7/2022)
Diungkapkannya, pengurangan sampah dari sumbernya dapat dilakukan dengan memilah dan mengumpulkan sampah-sampah plastik maupun botol-botol bekas yang dapat mendatangkan keuntungan jika dijual ke bank-bank sampah terdekat.
Irfan menyampaikan, saat ini DLH tengah gencar melakukan edukasi dan pembinaan terhadap kelompok bank sampah yang ada di Sei Fatimah dan Mamolo untuk dapat mendaur ulang sampah plastik.
“Di bank sampah tersebut sudah ada mesin untuk mengelola sampah plastik dengan dicacah hingga hancur dan ada juga mesin untuk pengepresan botol-botol plastik. Jadi setelah itu bisa dikirim dan dijual ke Surabaya,” katanya.
Diharapkannya, ada kesadaran dari masyarakat untuk dapat bersama-sama mengurangi sampah dengan mengumpulkan dan menyalurkan sampah plastik ke bank sampah yang telah disediakan sehingga dapat mengurangi sampah.
“Marilah kita sama-sama belajar untuk memilah sampah sebelum dibuang, kalau ingin dijual silakan dikumpulkan, kalau mau dikasih ke pengepul langsung juga silakan.” imbuhnya.
Dengan melakukan pengurangan sampah langsung di sumbernya, dapat mengurangi jumlah tumpukan sampah yang ada di Nunukan khususnya sampah plastik yang sulit terurai. (*)
Reporter: Novita A.K
Editor: Matthew Gregori Nusa







