Salat Ied Outdoor di Masjid Baburahim Lingkas Ujung, Dipadati Ratusan Jemaah

benuanta.co.id, TARAKAN – Masjid Baburahim Kelurahan Lingkas Ujung, melaksanakan Salat Idul Adha 1443 H di lapangan terbuka atau sekitar area jalan umum. Ratusan jemaah tampak memadati masjid tersebut dan merasakan hari raya kurban tahun ini terasa meriah.

Salat Ied yang dilaksanakan pada pagi ini Ahad (10/7/2022), mendapat antusias penuh dari sebagian besar warga Kelurahan Lingkas Ujung. Momen ibadah ini pun mendapat izin dari Pemerintah Kota Tarakan dan instansi vertikal yang berada di Lingkas Ujung dalam penggunaan fasilitas umum.

Baca Juga :  Jelang Imlek, Permintaan Kue Keranjang di Tarakan Meningkat

Terdapat 10 RT di Kelurahan Lingkas Ujung, namun kata pelaksana Masjid Baburahim, H Arsyad sebagian besar warga beribadah di Masjid ini.

“Kami melaksanakan salat Ied di lapangan karena masjid kami tidak mampu. Jemaah ini sekitar 500 sampai 800 orang. Alhamdulillah jemaah kita sangat antusias,” tutur Ketua Takmir Masjid Baburahim, H Arsyad kepada benuanta.co.id, pagi ini.

“Sebagaimana kita melayani jemaah, bagaimana kita sama-sama beribadah. Kami menyampaikan terima kasih kepada Pemerintah Kota Tarakan, pihak Bea Cukai dan Pelindo yang telah mengizinkan,” sambung Wakil Ketua Panitia Pelaksana Kurban ini.

Baca Juga :  Gempa M 3,0 Guncang Selatan Tarakan, BMKG: Tidak Berpotensi Tsunami

Di tengah tumpah ruah warga Lingkas Ujung beribadah di masjid ini, namun dijelaskan Takmir Masjid Baburahim, tak seramai saat Idul Fitri.

Saat Idul Fitri menurutnya lebih banyak jemaah yang mengikuti Salat Ied, dan bisa mencapai 1000 jemaah. Hal itu dipengaruhi arus mudik dari luar Tarakan dan Kaltara.

Selain itu, tokoh agama di Lingkas Ujung ini menaksir bahwa Idul Adha tahun 2022 ini terasa lebih meriah dan berkesan.

Baca Juga :  Pria Tanpa Identitas Ditemukan Meninggal di Depan Ruko Slamet Riyadi

Pihaknya mengaku dapat lebih leluasa bersilaturahmi dengan warga dan jemaah, karena tidak seketat pembatasan pada tahun sebelumnya yang erat dikaitkan dengan pandemi Covid-19.

“Idul Adha tahun ini agak meriah kelihatannya. Kalau tahun lalu kan masih suasana pandemi Covid-19, jadi kita dibatasi protokol kesehatan. Nah tahun ini kesannya masyarakat bebas tidak ada lagi pembatasan, sehingga lebih meriah dari Idul Adha yang lalu,” tutupnya. (*)

Reporter: Kristianto Triwibowo
Editor: Matthew Gregori Nusa

WhatsApp
TERSEDIA VOUCHER

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *