Pemerintah KTT Akan Pindahkan Pelabuhan Speedboat ke Desa Sedulun

benuanta.co.id, TANA TIDUNG – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tana Tidung berencana ingin mengikuti penerapan sistem Pelabuhan Speedboat Kuliner Tepi Kayan (Kukteka) Kabupaten Bulungan. Hal tersebut dilakukan untuk meningkatkan pelayanan dalam pelayaran.

Saat ini Pelabuhan Kulteka dinilai telah menjadi daya tarik tersendiri bagi warga lokal di Bulungan. Oleh karena itu, Pemkab Tana Tidung pun ingin mengadopsi hal tersebut untuk membuat Pelabuhan dengan kelebihan yang sama.

Bupati Kabupaten Tana Tidung (KTT) Ibrahim Ali mengatakan saat ini pihaknya memang sedang berencana ingin memindahkan pelabuhan speeeboat lama yang ada di Desa Tideng Pale ke Desa Sedulun, agar dapat meningkatkan pelayanan sektor pelayaran, sekaligus meningkatkan ekonomi masyarakat dari sektor kulinernya.

Baca Juga :  PT MIP ‘Sulap’ Desa Menjelutung Menjadi Desa Kakao

“Lokasinya sudah kita tetapkan ada di Sedulun dan pelabuhannya juga sudah ada, tinggal kita alihkan saja dari pelabuhan lama yang ada di Tideng Pale ke Pelabuhan baru di Desa Sedulun,” kata Ibrahim Ali, Jumat (10/6/2022).

Ibrahim menambahkan, pemindahan pelabuhan ini bukan dilakukan tanpa alasan, meski selama ini Pelabuhan Tideng Pale telah menjadi pusat pelayaran speedboat. Namun mengingat kondisinya yang sudah tidak layak lagi, Pemkab Tana Tidung pun harus segera memindahkannya.

Baca Juga :  PT MIP ‘Sulap’ Desa Menjelutung Menjadi Desa Kakao

“Kalau dilihat memang sudah tidak beresiko untuk digunakan terus, apalagi beberapa fondasi Pelabuhan sudah mulai patah karena terbuat dari kayu,” ujarnya lagi.

“sehingga demi keselamatan bersama pelabuhan harus segera kita pindahkan dan kalau dilihat dari struktur dan bahan bangunan, jelas Pelabuhan Sedulun lebih sesuai dijadikan pelabuhan yang baru,” terangnya.

Sedangkan untuk peresmiannya sendiri, Ibrahim menegaskan akan dilakukan secepatnya.

“Insyallah dalam waktu dekat sudah kita alihkan, saat ini teman-teman di Dinas Perhubungan (Dishub) sedang mempersiapkannya,” tukasnya.

Terpisah, Kepala Dishub Tana Tidung, Herson mengatakan saat ini pihaknya masih melakukan serangkaian uji kelayakan pada Pelabuhan Sedulun. Agar ketika diresmikan Pelabuhan tersebut telah siap digunakan sebagai pelabuhan yang baru.

Baca Juga :  PT MIP ‘Sulap’ Desa Menjelutung Menjadi Desa Kakao

“Kita masih mengukur pasang surut air sungainya, biar bisa kita lihat ketika nanti speedboatnya sandar, karena harus kita sesuaikan agar penumpang bisa nyaman ketika berlabuh di pelabuhan baru ini,” kata Herson.

Meski akan segera diresmikan, namun Herso menegaskan kalau Pelabuhan Sedulun nantinya hanya akan difokuskan untuk speedboat reguler saja dan belum digunakan secara umum seperti yang terjadi di Pelabuhan Tideng Pale. (*)

Reporter: Osarade
Editor: Matthew Gregori Nusa

WhatsApp
TERSEDIA VOUCHER

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *