Wakil Bupati Hanafiah Sampaikan Persoalan Wilayah Nunukan ke Tim Subdit A.3 RI

benuanta.co.id, NUNUKAN – Wakil Bupati Nunukan H. Hanafia menyambut kedatangan kunjungan kerja tim subdit A.3 pertahanan dan keamanan pada dira jam Intel kejaksaan agung republik Indonesia di Kabupaten Nunukan, adapun tujuan kedatangan mereka adalah melakukan pemetaan wilayah di perbatasan.

Pertemuan itu berlangsung di Kantor Bupati Nunukan, diruang VIP lantai 4, dan terlihat Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) Majelis Ulama Indonesia (MUI), dan beberapa toko masyarakat di Nunukan juga tampak hadir.

Disampaikan Wakil Bupati Nunukan H. Hanafiah, Nunukan adalah Kabupaten yang wilayahnya berbatasan langsung dengan negara bagian sabah dan serawak di Malaysia. Masyarakatnya sangat beragam, terdiri dari berbagai suku, etnis dan agama yang hidup rukun dan sangat dinamis.

Baca Juga :  Diduga Gunakan Ijazah Palsu, Anggota DPRD Bulungan Resmi Jadi Tersangka

Kabupaten Nunukan juga resmi dibentuk menjadi daerah otonom baru pada tahun 1999 dengan hanya lima kecamatan saat itu, saat ini kabupaten Nunukan sudah memiliki 21 Kecamatan.

Kabupaten Nunukan adalah pintu gerbang negara, tempat keluar masuknya warga malaysia dengan berbagai kepentinganya masing masing. demikian pula sebaliknya, mobilitas warga di Kabupaten Nunukan yang keluar masuk menuju malaysia sangat tinggi. “Selain karena hubungan bisnis, saling kunjung mengunjungi juga dilakukan sehingga ada hubungan kekerabatan diantara masyarakat kabupaten Nunukan dengan warga Malaysia,” kata H. Hanafiah, pada Rabu 25 Mei 2022.

Baca Juga :  Diduga Gunakan Ijazah Palsu, Anggota DPRD Bulungan Resmi Jadi Tersangka

Sebagai perlintasan dengan berbagai dinamika dan kepentinganya masing-masing, Kabupaten Nunukan juga memiliki tingkat kerawanan yang tinggi. Kabupaten Nunukan selama ini dikenal sebagai pintu masuk Narkoba dan obat-obatan terlarang, barang barang selundupan, trafficking, sampai dengan para pelaku terorisme. “Ibarat kata, semua jenis kejahatan, dari yang kecil sampai yang besar, semuanya ada di Nunukan,” jelasnya.

Bagi aparat penegak hukum, Nunukan merupakan wilayah yang kompleks dan menantang. Salah seorang perwira di Polres Nunukan pernah menyampaikan bahwa jika ingin banyak belajar tentang berbagai kasus kejahatan, Nunukan adalah tempat yang paling pas.

Baca Juga :  Diduga Gunakan Ijazah Palsu, Anggota DPRD Bulungan Resmi Jadi Tersangka

“Karena sudah menjadi rahasia umum dan diketahui bersama. realita, bahwa di balik potensinya yang sedemikian besar, ada juga kerawanan yang harus diwaspadai,” terangnya

Sementara itu, Ketua Tim Subdit A.3 Andi Fahruddin, mengatakan, kedatangan mereka tidak lain untuk melakukan silaturahmi dan akan melakukan pemetaan wilayah di perbatasan, karena Nunukan adalah tempat orang melintas. Dia juga meminta kepada Wakil Bupati peristiwa yang terjadi dan permasalahan selama ini di Nunukan.

“Apa yang disampaikan oleh wakil Bupati akan menjadi bahan masukan kami dan nantinya akan kami sampaikan ke pimpinan,” jelasnya. (*)

Reporter: Darmawan

Editor: Ramli

WhatsApp
TERSEDIA VOUCHER

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *