benuanta.co.id, TARAKAN – Mengisi kesempatan dengan melihat berbagai produk di toko swalayan Kota Tarakan, politisi nasional Fahri Hamzah sempat menyinggung betapa pemerintah perlu serius menjadikan Kalimantan sebagai pusat pertumbuhan ekonomi.
Kedatangan Fahri Hamzah di Kalimantan Utara, pun merasakan bahwa Kaltara memiliki beragam potensi untuk kesejahteraan masyarakat. Meski dihadapkan dengan kondisi geografis yang begitu berjarak, Wakil Ketua DPR RI Periode 2014-2019 itu menilai hal itu perlu menjadi perhatian serius.
Fahri pun menyinggung soal dampak berpindahnya Ibu Kota Negara, pun menjadi korelasi yang seharusnya Kalimantan dapat menjadi kekuatan ekonomi bangsa.
“Secara umum pulau Kalimantan adalah lumbung pangan dunia masa depan, sehingga pulau Kalimantan ini harus menjadi pusat pertumbuhan dalam produk-produk pangan. Di sini ada laut, sungai, hutan, energi dan berbagai potensi lainnya,” jelas Fahri Hamzah kepada benuanta.co.id, Ahad (22/5/2022).
Waketum Partai Gelora Indonesia ini melihat, masuknya produk Malaysia secara masif di Kaltara itu karena jarak. Sedangkan jarak, sangat erat kaitannya dengan infrastruktur, pertumbuhan dan sumber pertumbuhan baru.
“Pak Jokowi kalau mau memindahkan Ibukota Negara, kampanyenya harus besar-besaran dan jangan malu-malu. Ada persoalan jarak antara kita dengan sumber-sumber ekonomi lama. Fokus pemerintahan yang akan datang adalah menciptakan sumber ekonomi baru,” tambah politisi ternama ini.
Dia berharap pemerintah sungguh-sungguh, menjadikan Kalimantan sebagai pusat pertumbuhan dan sebagai Ibukota negara, sehingga hal itu kata dia tidak dapat terpisah.
“Tidak ada artinya pemindahan ibukota tapi industrinya dilayani oleh negara lain.Ibukota itu nomor 2, faktor utama itu kesejahteraan dahulu. Kalau orang sejahtera ke Kalimantan, layaklah pusat pemerintahan dan pertumbuhan ekonomi,” tutup Fahri. (*)
Reporter : Kristianto Triwibowo
Editor : Yogi Wibawa







