benuanta.co.id, NUNUKAN – Kepala Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Nunukan, Muhammad Ramli didampingi Kepala Seksi Penyelenggaraan Haji dan Umrah (PHU) Nunukan, Sayid Abdullah melakukan monitoring pelunasan Biaya Penyelenggaraan Ibadah Haji (BPIH) di Kantor Bank Syariah Indonesia (BSI) pada Selasa, 10 Mei 2022.
Kepala Kemenag Kabupaten Nunukan, Muhammad Ramli menjelaskan jemaah yang terdaftar di Kaltara sebanyak 190 orang. Sementara Kabupaten Nunukan 52 orang dan 13 orang cadangan.
“Jadi berdasarkan instruksi Kemenag Republik Indonesia bahwa tahun ini tetap adanya pelunasan pembayaran calon jamaah haji yang dibuka sejak 9 hingga 20 Mei 2022,” kata Muhammad Ramli, kepada benuanta.co.id.
Pembayaran dipusatkan di Bank Syariah Indonesia Nunukan. Sedangkan untuk pemberangkatan jamaah haji pihaknya masih menunggu keputusan kementrian agama republik Indonesia.
“Saya berharap calon jamaah haji agar segera melakukan pelunasan sehingga administrasi yang sudah dilakukan akan segera kita laporkan ke pusat,” jelasnya.
Hingga hari ini, pelunasan BPIH Nunukan sudah dilakukan 10 jamaah haji, dan diprediksi akan terus bertambah.
Sementara Kepala Seksi PHU Nunukan, Sayid Abdullah setelah melakukan pelunasan, calon jamaah haji akan dilakukan pemeriksaan kesehatan yang dilaksanakan pada Rabu, 11 Mei 2021 di Stadion Nunukan. Sedangkan di Wilayah Sebatik dilakukan tes kebugaran di Sungai Nyamuk.
“Setelah mereka menjalani tes kebugaran juga akan dilakukan suntik meningitis, karena ini sifatnya wajib bagi calon jamaah haji untuk masuk di Arab Saudi,” ujar Sayid.
Lanjut dia, jika ada jamaah yang memiliki resiko penyakit tinggi maka akan di rujuk di RSUD Nunukan, untuk dilakukan pemeriksaan kesehatan lanjutan. “Selain pelunasan pembayaran calon jamaah haji juga harus sehat jika dia tidak sehat maka maka mereka tidak boleh melakukan perjalanan haji,” terangnya.
BOSM (Branch Operation and Service Manager) BSI Kcp. Nunukan, Zulfianah mengatakan pelunasan biaya haji memasuki hari kedua. Pihaknya juga sudah mengkonfirmasi ke nasabah yang jauh seperti wilayah Krayan untuk mengirimkan data pribadi tanpa harus datang ke bank.
“Kita bantu cetak bukti pelunasan saja, sehingga nantinya nasabah akan langsung bisa datang kekantor melakukan pembayaran tanpa antrean lagi,” jelasnya. (*)
Reporter : Darmawan
Editor : Nicky Saputra







