benuanta.co.id, BULUNGAN – Sejak dilaksanakan operasi kepolisian di lokasi tambang emas ilegal tepatnya di PT BTM di Desa Sekatak Buji Kecamatan Sekatak Kabupaten Bulungan pada 30 April 2022 atau sehari sebelum pelaksanaan lebaran Idul Fitri.
Tim khusus (Timsus) gabungan dari Direktorat Reserse Kriminal Khusus (Ditreskrimsus) Polda Kaltara bersama Polres Bulungan dan Polres Tarakan berhasil mengungkap kasus dugaan Illegal Mining atau pertambangan ilegal.
Dalam operasi itu, Timsus berhasil menangkap 5 orang di lokasi diantaranya bernama M Idrus sebagai koordinator, Hairuddin sebagai mandor, Mustari bekerja sebagai penjaga bak, Bahrum Uki dan Ignasius sebagai supir truk sewaan.
“Setelah tim gabungan mengamankan pelaku di lokasi tambang, kami langsung membawanya ke Rutan Polres Bulungan untuk ditahan,” ucap Kapolres Bulungan AKBP Ronaldo Maradona T.P.P Siregar kepada benuanta.co.id, Jumat 6 Mei 2022.
Hasil keterangan kelima pelaku penambang ilegal ini, pemiliknya merupakan oknum polisi bernama H yang sebelumnya di hari Rabu 4 Mei 2022 telah diamankan di Bandara Juwata Tarakan.
“Jadi, saudara H telah dilakukan penahanan di Polres Bulungan. HSB mulai ditahan sejak kemarin (Kamis 5 April 2022),” sebutnya.
Selama proses pemeriksaan ini, kata mantan Kasat Narkoba Polres Metro Jakarta Barat ini, HSB akan ditahan selama 20 hari ke depan di Rutan Polres Bulungan.
“Jadi, selama keterangannya dibutuhkan, maka perpanjangan penahanan akan dilakukan,” ujarnya.
Pria berpangkat melati 2 bersudut 5 ini menuturkan, selain penahanan H. Alat berat diduga miliknya beserta dump truck (DT) pengangkut material juga ikut ditahan.
“Dari kegiatan ini alat berat yang kita tahan 4 unit diantaranya 3 unit Excavator dan 1 unit Dozer serta 2 dump truck,” jelasnya.
Pantauan media benuanta.co.id, alat berat yang sudah tiba di Mapolres Bulungan baru 2 unit yakni merek Hitachi PC 200 dan 2 unit DT.
“Jadi, 2 alat berat lagi menunggu perjalanan menuju Polres Bulungan,” bebernya.
Ronaldo menambahkan pasca dilakukan penangkapan pelaku tambang emas ilegal di Sekatak Buji. Suasana saat ini di lokasi kejadian personel kepolisian tengah melaksanakan penjagaan.
“Saat ini personel kita masih melakukan penjagaan di TKP,” pungkasnya. (*)
Sumber: Tim Benuanta







