benuanta.co.id, NUNUKAN – Kunjungan wisata di Kabupaten Nunukan melonjak pada momen libur Lebaran. Salah satunya di Desa Setabu, Kecamatan Sebatik Barat, Kabupaten Nunukan, dari hari H+2 Lebaran hingga H+3 terdapat ratusan wisatawan berkunjung ke wisatawan Sebatik.
Pantauan benuanta.co.id, Pelabuhan Sei Jepun menuju pelabuhan Binalawa ramai dikunjungi oleh masyarakat untuk berpergian ke Sebatik.
Alimun, salah satu warga nunukan mengatakan untuk bepergian ke Sebatik selalu melewati pelabuhan Sei Jepun untuk objek wisata yang ada di Sebtik.
“Kami naik dompeng hanya membayar Rp 90 ribu sudah bisa bawa motor dan dua orang. Sedangkan satu orang hanya Rp. Rp 25 ribu,” kata Alimun kepada benuanta.co.id.
Basri, penjaga loket objek wisata Bebatu Bais mengatakan Wisata Hutan Mangrove Bebatu Bais lebih banyak dikunjungi pada sore hari, karena bisa melihat secara langsung. Pengunjung juga lebih banyak berkunjung saat akhir pekan Sabtu dan Ahad.
Pada H+2 Lebaran hingga H+3 terdapat ratusan warga, dimana H+2 sebanyak 211 orang pengunjung dan H+3 sebanyak 130 orang, sedangkan H+4 diperkirakan ada 100 orang.
“Jadi di H+4 ini terlihat sedikit pengujung karena orang sudah melaui mempersiapkan rutinitas sehari-hari,” jelasnya.
Sedangkan menurut data pengunjung perminggu pengunjung lokasi wisata ini mencapai 300 orang sehingga satu bulan rata-rata 1.400 pengunjung.
Hutan Mangrove Bebatu Bais menyajikan pemandangan menarik di atas jembatan warna-warni yang membentang sepanjang 300 meter dan lebar 1,5 meter. Jembatan berbahan kayu ini turut menyiapkan beberapa fasilitas seperti lubung (Gajebo kayu) sebanyak 5 unit, satu menara dan spot selfi sebanyak dua titik. (*)
Reporter: Darmawan
Editor: Matthew Gregori Nusa







