benuanta.co.id, NUNUKAN – Adanya pelonggaran mudik pada hari raya Idul Fitri tahun ini turut berimbas terhadap ketersediaan transportasi yang mengalami lonjakan penumpang.
Berdasarkan pantauan benuanta.co.id, pada Senin, 25 April 2022, calon penumpang berbondong-bondong mendatangi loket pelayanan di Kantor Pelni Nunukan sejak pagi untuk membeli tiket.
Kepala Operasi PT Pelni Nunukan, Yusuf Hanura, mengatakan lonjakan penumpang ini terjadi sejak keberangkatan H-15 Lebaran. Diperkirakan ada sekitar 1.000 penumpang akan berangkat.
Bahkan tingkat keterisian di atas kapal sudah 80 persen dari total kapasitas. Artinya ada peningkatan sekitar 30 persen dari Low Season sebelumnya.
“2 tahun belakangan mudik di larang, sedangkan untuk tahun ini diperbolehkan Pemerintah. Syaratnya juga sudah dipermudah, per tanggal 19 April 2022 ada aturan baru untuk usia 6 – 17 tahun jika sudah vaksin 2 kali tanpa syarat antigen ataupun PCR sehingga lebih mempermudah masyarakat untuk melaksanakan mudik,” kata Yusuf.
Saat ini sistem penjualan tiket kapal telah dilakukan secara online sehingga semua pelabuhan sudah bisa menjual sesuai kapasitas kapalnya.
Jadwal kapal Pelni sebelum hari raya tersisa tanggal 28 April dan 2 Mei 2022.
Diprediksikan pada 26 hingga 28 April mendatang akan kembali mengalami lonjakan penumpang. Bahkan beberapa calon penumpang juga telah memboking tiket lebih awal.
“Kepada masyarakat yang ingin berangkat bagi yang baru vaksin 1 segera vaksin 2, yang vaksin 2 segera booster, agar mempermudah syarat perjalanan dan tetap menerapkan protokol kesehatan dan laksanakan 3M (mencuci tangan, menggunakan masker dan menjaga jarak),” tutup Yusuf..
Sementara itu, salah satu calon penumpang yakni Syarifah mengeluh kepada petugas lantaran kehabisa tiket untuk keberangkatan Selasa (26/4/2022) dini hari.
“Kita mau berangkat ada 10 orang tapi tiket sudah habis, katanya nanti dihubungi kalau ada penambahan tiket lagi. Sedangkan ini waktunya sudah dekat karna besok subuh kapalnya berangkat,” pungkasnya. (*)
Reporter : Novita A.K
Editor : Yogi Wibawa







