Mobil Pickup Nekat Muat Anak di Atas Meja, Begini Tanggapan Polisi

benuanta.co.id, TARAKAN – Kendaraan pickup atau mobil bak terbuka yang memuat barang dan anak-anak, dijelaskan Satlantas Polres Tarakan sangat mengundang resiko, dan tidak sesuai ketentuan yang diperuntukkan kendaraan tersebut.

Terlihat jelas kendaraan berwarna biru itu memuat meja bersusun ditambah sejumlah anak-anak yang menduduki bagian meja sembari mobil berjalan. Hal ini mengundang reaksi pihak kepolisian, lantaran membahayakan si anak dan pengendara lainnya.

“Itu sangat berbahaya, seharusnya tidak bisa karena tidak sesuai peruntukan mobil untuk memuat orang,” ungkap ungkap Kapolres Tarakan AKBP Taufik Nurmandia melalui Kanit Laka Satlantas Polres Tarakan, IPDA Ghazy Prima Daffa Ohoirat kepada benuanta.co.id, Sabtu (23/4/2022).

Baca Juga :  Dinkes Tarakan Tingkatkan Kewaspadaan Virus Nipah

Polisi menerangkan, mobil barang yang digunakan untuk mengangkut orang melanggar UU Lalu lintas nomor 22 Tahun 2009 Pasal 33 jo 137 ayat 4.

Pihaknya pun tak membenarkan kendaraan-kendaraan yang memiliki muatan berlebih.

“Ya imbauannya sesuaikan lagi fungsi dari mobil dengan ketentuan, jangan sampai ada yang over load maupun over dimension apalagi dalam mobil pickup itu dapat membahayakan anak-anak yang di belakang,” tutur IPDA Ghazy Prima Daffa Ohoirat.

Baca Juga :  Jelang Ramadan 2026, MUI Tarakan Imbau Masyarakat Jaga Kekhusyukan hingga Penutupan THM

Pewarta benuanta.co.id, memantau kendaraan berwarna biru yang memuat meja dan juga anak-anak itu mengarungi Jalan Pulau Sumatera atau ke arah Stadion Datu Adil pada Sabtu siang (23/4/2022). Pantauan sebelumnya, mobil itu pun telah melewati beberapa lampu merah dan belokan jalan.

“Masyarakat harus paham dan mematuhi untuk keselamatan. Pickup itu kegunaannya untuk mengangkut barang bukan buat penumpang,” sambungnya.

Baca Juga :  Sering Disalahpahami, Ini Penjelasan 99 Kategori Pekerjaan di KTP

Sementara itu, pengendara mobil yang turut melewati Jalan Pulau Sumatera itu mengaku khawatir dengan kendaraan yang memuat anak-anak dalam kondisi berbahaya itu.

“Bahayanya itu pas mobil pickup rem mendadak atau belokan tajam. Kasian anak-anak yang dimuat, beresiko sekali,” ujar Agung Wiranto yang sedang menuju arah Kelurahan Kampung Enam. (*)

Reporter: Kristianto Triwibowo
Editor: Matthew Gregori Nusa

WhatsApp
TERSEDIA VOUCHER

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *