Kemacetan Warnai Parade Musik Ramadan

benuanta.co.id, TARAKAN –  Kemacetan terjadi di sejumlah titik pelintasan Parade Musik Ramadan, akibat padatnya warga yang menyaksikan kegiatan tersebut. Di tengah 53 grup menyusuri jalan, tak sedikit pula kendaraan lalu lalang di badan jalan dengan jarak yang terhimpit.

Pantauan benuanta.co.id di Jalan Yos Sudarso, padatnya kendaraan mengiring jalannya grup parade yang melintas. Pengendara silih berganti melewati kerumunan warga yang bertajak di pinggiran jalan.

Baca Juga :  Harga Telur di Pasar Gusher Tarakan Naik Bertahap Jelang Imlek dan Ramadan

“Bagus ya kita semua senang beduk sahur diadakan lagi, karena sudah lama tidak dilaksanakan. Saya sudah terjebak macet mulai dari jalanan puskesmas lama Karang Balik itu terpaksa harus jalan terus di belakang tim, sampai dekat daerah beringin baru saya bisa belok ke arah tembusan jalan,” ungkap Elwin warga Karang Anyar Pantai keoada benuanta.co.id, Sabtu (23/4/2022).

Baca Juga :  Cegah Konflik Lahan, Menhut Dorong Percepatan Sertifikasi Tambak Petani di Desa Liagu

Pengendara sepeda motor itu mengaku, harus memakan waktu sekitar 20 menit untuk menempuh jalan yang padat pengendara dan warga itu.

Kemudian juga warga yang turut menyaksikan Parade Musik Ramadan itu, merasa gembira lantaran semenjak pandemi Covid-19, pesta rakyat seperti ini terlaksana kembali.

Warga memenuhi pinggiran jalan dengan penuh pengawalan petugas kepolisian dan panitia pelaksana.

Baca Juga :  Dapur SPPG Polres Tarakan Diresmikan, Target Produksi Bertahap Hingga 2.000 Porsi

“Intinya senang sekali lah. Sudah lama tidak menonton pawai seperti ini. Saya, keluarga dan tetangga nonton di sini aja dekat Hotel Padmaloka,” tutup Rinto Warga Selumit Pantai. (*)

Reporter: Kristianto Triwibowo
Editor: Matthew Gregori Nusa

WhatsApp
TERSEDIA VOUCHER

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *