benuanta.co.id, NUNUKAN – Sebanyak 6 desa wisata di Kabupaten Nunukan masuk nominasi 500 besar Anugerah Desa Wisata Indonesia (ADWI) 2022. Nominasi tersebut didapatkan dari perwakilan 10 desa Nunukan yang telah mendaftar sebelumnya.
Untuk diketahui, ADWI diikuti dari 3.419 desa wisata dari 34 provinsi di Indonesia. Sebanyak 10 desa yang mendaftar, namun hanya 6 masuk nominasi di Kabupaten Nunukan yaitu Desa Wisata Bululaun Hilir, Desa Wisata Arur Kinagan, Desa Wisata Sekaduyan Taka, Desa Wisata Sumantipal, Desa Wisata Long Bawan, dan Desa Wisata Labang.
Di tahun 2022, ADWI mempersembahkan 3.419 desa wisata dari 34 provinsi di Indonesia. Pengumuman ADWI 2022 sebelumnya disampaikan oleh Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf), Sandiaga Uno pada 20 April 2022 lalu.
Kepala Bidang Pariwisata Dinas Pariwisata, Pemuda Olahraga dan Kebudayaan Kabupaten Nunukan, Eliasnie, ST, membeberkan sebanyak 10 desa wisata di kabupaten Nunukan yang mendaftar di Jejaring Desa Wisata (Jadesta). Yaitu Desa Long Bawan, Desa Tanjung Aru, Desa Tanjung Karang, desa Long Matung (Arur Kinagan), desa Pa’ Kidang, Desa Sumantipal, Desa Sekaduyan Taka, Desa Bululaun Hilir, Desa Langgason, Desa Labang dan Desa Panas. Namun Desa Panas tidak masuk di ADWI 2022.
“Setelah lolos di 500 besar, desa wisata tersebut akan diseleksi lagi di 100 besar. Kemudian diseleksi lagi, yang mana pada akhirnya ditetapkan menjadi 50 besar desa wisata se Indonesia. Mudah-mudahan ada perwakilan desa wisata yang masuk hingga ke tahap akhir,” kata Eliasnie, Ahad (24/4/2022).
Kriteria penilaian desa wisata di antaranya adalah fasilitas penunjang yang harus tersedia di lokasi wisata. Yaitu toilet umum, kondisi homestay, warung/toko, tempat selfie, aktivitas masyarakat, tempat kesehatan, tempat informasi. Selain itu juga kategori daya tarik pengunjung, souvenir, digital dan konten kreatif serta kelembagaan. (*)
Reporter: Darmawan
Editor: Matthew Gregori Nusa







