benuanta.co.id, BULUNGAN – Kedatangan 17 ton minyak goreng curah cukup membantu kebutuhan pelaku Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) di Kabupaten Bulungan.
Bupati Bulungan Syarwani melalui Asisten II Bidang Perekonomian dan Pembangunan Bulungan, Errin Wiranda menuturkan minyak goreng curah telah lama dibahas dan dinantikan kedatangannya untuk mencukupi kebutuhan masyarakat Bulungan.
“Jadi kedatangan minyak goreng sebanyak 17 ton sangat membantu kami khususnya UMKM. Apalagi dijanjikan untuk menyalurkan ke kecamatan-kecamatan,” ungkap Errin Wiranda kepada benuanta.co.id, Ahad 3 April 2022.
Pantauannya selama ini di Kaltara belum memiliki distributor khusus minyak goreng curah, yang ada minyak goreng premium berbentuk kemasan. Itupun ketersediaannya sangat kurang, apalagi kebutuhan minyak goreng mencapai 7 ribu liter per hari.
“Tentunya dengan wilayah Bulungan dengan 10 Kecamatan dan berpencar-pencar, jadi kebutuhan minyak goreng sangat dibutuhkan,” ujarnya.
Mantan Camat Tanjung Selor ini mengatakan minyak goreng curah ini hanya dikhususkan bagi pelaku UMKM. Sedangkan masyarakat umum dibantu dengan bantuan langsung tunai (BLT) berupa anggaran.
“Kalau masyarakat tergolong miskin dibantu dengan dana Rp 100 ribu per bulan,” sebutnya.
Sementara itu, Sekretaris Dinas Koperasi Usaha Kecil Menengah Perindustrian dan Perdagangan (KUKMPP) Bulungan, Asmuni mengatakan dalam menyalurkan kepada pelaku usaha, setidaknya telah ditunjuk 7 distributor yang siap sebagai penyalur.
“Tadi ada 7 distributor yang tersebar di Tanjung Selor, salah satunya yang ditangani timnya pak Deddy untuk di salurkan ke kecamatan di Bulungan,” tutur Asmuni.
Diketahui pembagiannya sendiri tidak semua sama, setiap distributor akan mendapatkan jatah sesuai dengan kemampuannya. Nantinya PT Rajawali Nusindo akan memberikan sesuai dengan jatah, mulai kuota 1 ton hingga 5 ton.
“Ada yang 1 ton, ada yang 3 ton dan paling banyak 5 ton,” sebutnya.
Dia menerangkan warga yang telah mengantre tidak akan dilayani langsung. Namun harus melalui distributor yang telah ditunjuk.
“Tadi kita lihat sudah ada bawa jeriken, itu kita tidak layani ambil langsung ke tangki. Tapi lewat distributor,” jelasnya.
Terpisah, Wakapolres Bulungan Kompol Muhammad Husni menambahkan pihaknya akan melakukan pengawasan dan pengawalan langsung, supaya tidak ada penyalahgunaan.
“Tentunya kami ingin tepat sasaran dan mengawal hingga tidak tingkat polsek,” singkatnya. (*)
Reporter : Heri Muliadi
Editor : Yogi Wibawa







