Sertijab, Danrem 092/ Maharajalila Rifki : Ketahanan Pangan Jadi Fokus Utama di Perbatasan

benuanta.co.id, NUNUKAN –  Danrem 092/Maharajalila Brigjen TNI Rifki memimpin Upacara serah terima jabatan (Sertijab) Dandim 0911 Nunukan dari Letkol Czi Eko Pur Indriyanto, kepada Letkol Inf Albert Frantesca Hutagalung yang berlangsung di Mako Kodim Nunukan, Kamis (3/2/2022)

Brigjen TNI Rifki mengatakan di bawah kepemimpinan Letkol Czi Eko Pur Indriyanto berhasil melaksanakan tugas menjaga dan memelihara serta mengamankan situasi wilayah Kabupaten Nunukan dalam keadaan aman dan kondusif. Keberhasilan ini tentu tidak lepas dari dukungan berbagai pihak yang telah bekerja sama.

Baca Juga :  Deteksi Dini Gangguan Trantib, Satpol PP Nunukan Susun Peta Rawan Berbasis Data

“Saya berterimakasih kepada Forkompinda Kabupaten Nunukan dan berbagai pihak yang telah menjalin kerjasama dengan baik sehingga tugas Dandim 0911 dapat dilaksanakan dengan baik,” kata Rifki.

Rifki berpesan agar komandan Kodim 0911 Nunukan Letkol Inf Albert Frantesca Hutagalung yang baru bisa meneruskan  tanggung jawab tersebut dan menyesuaikan diri.

Selain itu, dirinya juga menyampaikan pihaknya mendapat perintah langsung dari pimpinan angkatan darat agar bisa membantu masyarakat petani khususnya untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat di perbatasan.

Baca Juga :  Tim Patroli Polres Nunukan Bubarkan Aksi Balap Lari di Jalan Antasari

“Kami akan segera melakukan persiapan ketahanan pangan khususnya di wilayah perbatasan Kalimantan Utara (Kaltara), yang nantinya akan melakukan pendampingan kepada seluruh petani kita,” jelasnya.

Rifki lanjut menjelaskan, pendataan petani dan lahan juga nantinya akan disiapkan. Pihaknya akan meminta bantuan dari Kementerian pertanian untuk melakukan pendampingan, baik itu dari Dinas Pertanian kabupaten hingga provinsi dan memanfaatkan CSR yang ada di daerah.

Baca Juga :  9 Hari Perjalanan ke Krayan, Alsintan Kementan Terhambat Sungai Binuang

“Apa yang dilakukan ini untuk mensejahterakan masyarakat di Kaltara. Kita juga ketahui kalimantan akan menjadi wilayah Ibu Kota Negara (IKN),” terangnya.

Wilayah Kaltara ini akan ada kawasan industri Pelabuhan Internasional, pertengahan bulan sudah mulai mobilisasi, kemungkinan akan menambah jumlah ribuan orang di Provinsi  Kaltara.

“Kesiapan kita dalam mendukung ketahanan pangan sudah harus kita laksanakan,” jelasnya. (*)

Reporter: Darmawan

Editor: Matthew Gregori Nusa

WhatsApp
TERSEDIA VOUCHER

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *