benuanta.co.id, NUNUKAN – Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Kabupaten Nunukan tepat berusia 17 tahun pada Jumat, 7 Januari 2022.
Perusahaan air minum yang biasa dikenal dengan nama PDAM itu, kini berganti nama menjadi Perumda Air Minum Tirta Taka Nunukan.
Acara HUT Perumda Air Minum Tirta Taka Nunukan yang ke 17 itu dihadiri langsung Bupati Nunukan Hj Asmin Laura Hafid, dan didampingi oleh Sekretaris Daerah Kabupaten Nunukan, Serfianus sekaligus meluncurkan depo air minum buka keran langsung minum.
Di usianya yang ke-17, Bupati Nunukan berharap usaha pencarian jati diri perusahaan harus sudah selesai, dan selanjutnya harus sudah memasuki fase kedewasaan dan kematangan diri.
Sebagai sebuah perusahaan publik milik daerah, Perumda Air Minum Tirta Taka dianggap berhasil melewati masa transisinya dengan sangat baik. Peralihan pengelolaan air minum masyarakat dari Kabupaten Bulungan ke Kabupaten Nunukan tujuh belas tahun yang lalu sama sekali tidak menimbulkan goncangan yang berarti.

Perumda Air Minum Tirta Taka bahkan mampu melakukan transformasi, dan terus berkembang menjadi sebuah perusahaan yang sehat, mandiri, dan terpercaya.
Lanjut Laura, Indikator Perumda Air Minum Tirta Taka sudah on the right track menuju sebuah perusahaan publik yang profesional dapat dilihat dari semakin luasnya jaringan distribusi air bersihnya, jumlah masyarakat yang dilayani semakin banyak.
Sementara tingkat gangguan serta keluhan dari para pelanggan juga relatif kecil. Perumda Air Minum Tirta Taka juga semakin transparan, dan melibatkan partisipasi publik dalam menentukan arah dan kebijakan perusahaan.
“Saya berharap Perumda Air Minum Tirta Taka dapat meningkatkan pelayanan di tengah-tengah masyarakat, dan untuk kedepannya di 21 kecamatan di kabupaten Nunukan juga bisa hadir,” kata Laura, Jumat (7/1/2022).
Ditambahkan Direktur Perumda Air Bersih Tirta Taka Nunukan, Masdi pihaknya akan melakukan perluasan pelayanan, meningkatkan produk air bersih di tengah-tengah masyarakat, dan pihaknya juga memberikan sambung rumah murah yang akan dimulai awal tahun ini di Kecamatan Nunukan Selatan.
“Kita berupaya bagaimana masyarakat di Nunukan ini bisa menikmati fasilitas air bersih dan berkualitas,” jelasnya.
Selain itu Perumda Air Minum Tirta Taka bukan hanya aksen jaringa pipa tapi non pipa, juga akan menyetor Pendapatan Asli Daerah (PAD) sebesar Rp550 juta kepada pemerintah daerah.(*)
Reporter : Darmawan
Editor : Nicky Saputra







