Awal Tahun 2022, PDAM Nunukan Siapkan 2.000 Sambungan Air Bersih

benuanta.co.id, NUNUKAN – Perumda Air Bersih Tirta Taka Nunukan menyiapkan pemasangan 2.000 sambungan air bersih kategori rumah tangga di Kecamatan Nunukan Selatan. Pemasangan ini dilakukan di tiga titik yaitu di wilayah Mamolo, Mansapa, dan Sungai Lancang.

Direktur Perumda Air Bersih Tirta Taka Nunukan, Masdi mengatakan sebelum hadirnya Perumda Tirta Taka Nunukan, di tengah-tengah masyarakat. Masyarakat di tiga kecamatan ini mendapatkan air bersih melalui menadah air hujan, sumur bor dan sebagian membeli air tangki dengan harga cukup tinggi.

“Ini informasi yang kami dapat di tengah-tengah masyarakat, dengan hadirnya Perumda Air Bersih Tirta Taka tentu bisa membantu dan menjawab persoalan-persoalan mereka selama ini terkait dengan air bersih,” kata Masdi kepada benuanta.co.id, Rabu (5/1/2022).

Baca Juga :  Pembentukan Kopdes Merah Putih di Sebatik Utara Dikebut

Perlu diketahui, bagi masyarakat yang ingin mendapatkan air bersih ini agar lebih dahulu melakukan pendaftaran. Setelah itu PDAM akan menindaklanjuti pemasangan di hari itu juga.

Adapun persyaratan lain hanya dengan foto copy KTP, Kartu Keluarga (KK), dan tempat SR (sambungan Rumah) tersebut layak.

Diketahui pemasangan normal PDAM ini bisa mencapai Rp 2.260.000, namun karena mendapatkan subsidi dari pemerintah maka masyarakat hanya membayar sekitar Rp 487.000.

Baca Juga :  BP3MI Sambangi Disnakertrans Nunukan, Bahas Fasilitas Pelayanan Pekerja Migran Indonesia 

“Kita juga tidak menerima uang, tapi langsung disetor ke bank, setiap loket yang dibuka ada petugas bank. Jadi mereka lasung bayar di tempat, semua bank bisa tapi kali ini kami turunkan Bank BSI (Bank Syariah Indonesia),” jelasnya.

Dia berharap agar program pemerintah ini bisa berjalan dengan baik, sehingga masyarakat dapat menerima air bersih yang layak dan harga terjangkau.

Pihaknya juga akan memberikan bantuan ke masyarakat di semua kecamatan yang ada di Kabupaten Nunukan, sehingga layanan air bersih dapat dirasakan secara merata.

Baca Juga :  Warga Krayan Timur Sampaikan Surat Terbuka soal Jalan Rusak ke Presiden Prabowo

Program ini pun disambut antusias oleh masyarakat, tak terkecuali Nurpuadi, warga Kampung Nelayan yang mengaku terbantu atas pelayanan air bersih dari pemerintah.

Pasalnya sejak tahun 2009, dia bersama 479 penduduk lainnya di Kampung Nelayan belum pernah merasakan air bersih dan hanya mengharapkan air hujan. Namun di awal tahun 2022 ini, masyarakat di kampung tersebut sudah mendapatkan akses air bersih dari PDAM.

“Dengan adanya air bersih (PDAM) di sini kami tidak adalagi masalah dengan air bersih,” singkat Nurpuadi. (*)

Reporter: Darmawan

Editor : Yogi Wibawa

WhatsApp
TERSEDIA VOUCHER

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *