benuanta.co.id, MALINAU – Memasuki awal tahun 2022, Kabupaten Malinau kembali terkena musibah banjir. Sebelumnya wilayah yang berada di dekat perbatasan Malaysia ini juga sempat beberapa kali terimpa musibah serupa pada 2021 silam.
Berdasarkan informasi yang diterima benuanta.co.id, pada Selasa (4/1/2022) sekitar pukul 04.00 WITA, di Desa Lung Barang, Kecamatan Mentarang Hulu mengalami kebanjiran setelah meluapnya air sungai Mentarang secara tiba-tiba.
“Sudah ada firasat kalau akan banjr, karena air sungai meluap terus. Ditambah cuaca hujan deras sejak malam,” kata Sakai, salah satu warga Mentarang.
Dari apa yang dialaminya, Sakai menceritakan peristiwa yang sama kerap terjadi dalam beberapa tahun. Hal ini disebabkan oleh adanya kiriman luapan air yang besar dari sungai Sabah dan Nunukan. Hal tersebut ikut mempengaruhi situasi air di Sungai Mentarang.
“Kata orang-orang seperti itu dan memang kalau di daerah sebelah banjir, wilayah kita disini juga pasti ikut kena dampaknya,” pungkasnya.
Warga lainnya, Boy (29) juga mengatakan hal yang sama, bahkan dia mengungkapkan air sungai yang meluap sempat setinggi lutut kaki orang dewasa.
“Situasi banjir memuncak saat subuh. Mau mengungsi juga bingung karena ada barang yang harus diselamatkan,” tukasnya.
Boy mengaku, lebih memilih untuk tetap berada di Desa daripada mengungsi, guna mengamankan harta benda yang ada di rumahnya.
“Benda elektronik tentu kita amankan di tempat yang lebih tinggi dan kita jaga agar tidak hilang. Makanya sebagian masyarakat lebih memilih tetap di rumah meski air sudah setinggi lutut kaki dewasa,” tutupnya. (*)
Reporter: Osarade
Editor: Matthew Gregori Nusa







