benuanta.co.id, NUNUKAN – Belum adanya satuan pendidikan agama yang menyandang status negeri di Kabupaten Nunukan, Kementerian Agama (Kemenag) Nunukan akan berupaya mendirikan sekolah madrasah negeri.
Menurut Kepala Kemenag Nunukan H. Muh. Ramli, satuan pendidikan agama yang ada di Nunukan hingga saat ini lebih banyak berstatus swasta.
“Lingkup kerja kami masih meliputi satuan pendidikan, dari taman kanak-kanak hingga sekolah lanjutan atas (SLTA) di wilayah Kabupaten Nunukan, Kalimantan Utara,” kata H. Muh. Ramli, Senin 3 Januari 2022.
Langkah tersebut juga didukung oleh Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Nunukan, yang memberikan hibah tanah sekitar 2 hektar di Islamic Center Nunukan untuk dibangunkan sekolah madrasah terpadu. Mulai dari Madrasah Ibtidaiyah (MI) setingkat sekolah Dasar (SD), Madrasah Tsanawiyah (MTS) atau Sekolah Menengah Pertama (SMP), dan Madrasah aliyah (MA) setara Sekolah Menengah Atas (SMA).
“Kita juga sudah ajukan ke pemerintah pusat untuk mendirikan sekolah madrasah negeri, mudah-mudahan bisa terwujud. Karena saat ini sekolah MI, MTS dan MA belum ada yang negeri, sehingga yang akan kita bangun nantinya itu adalah madrasah negeri terpadu,” jelasnya.
Sebelumnya, Kemenag Nunukan sempat terhambat lantaran tidak adanya lahan sebagai syarat mendirikan sekolah madrasah negeri terpadu.
“Alhamdulillah sudah clear, sehingga menunggu respon dari pemerintah pusat kapan akan dibangunnya, kita menunggu saja,” tutupnya. (*)
Reporter : Darmawan
Editor : Yogi Wibawa







