benuanta.co.id, TARAKAN – Memasuki akhir tahun sekaligus perayaan Natal 2021, Dinas Pangan dan Pertanian Kota Tarakan memastikan daging dan sayuran aman dikonsumsi.
Kepala Dinas Pangan dan Pertanian Tarakan, Ir. Elang Buhana, M.Si mengatakan, pihaknya selalu melakukan pengawasan dengan mengambil sampel makanan setiap tiga bulan sekali.
“Pengawasan pangan secara berkala mungkin pertriwulan, pengambilan sampel dan karena kita Dinas Pertanian Pangan kita mengambil sampel yang segar-segar,” kata Elang Buhana, Rabu (1/12/2021).
Elang menjelaskan, pihaknya melakukan pengawasan terhadap daging dalam indikasi tercampur dengan bahan-bahan berbahaya.
“Kalau umpamanya daging itu dicampur bahan lain, misal formalin, dicampur babi, atau pengawet itu akan ketahuan ya,” jelasnya.
Sementara itu untuk tanaman atau sayuran dilakukan pengecekan pada kandungan pestisida. Sama hal nya dengan beras juga dilakukan pengecekan terhadap unsur klorin.
“Seperti beras, misal dicampur klorin, kita teliti dan cek dulu sejauh apa klorinnya yang bisa dimakan,” imbuhnya.
Sedangkan lab pengawasan sendiri, di Kota Tarakan hanya bisa sebatas menguji zat berbahaya seperti pewarna, pengawet atau formalin. Pengecekan daging dengan indikasi campuran lain, sampel harus dibawa ke lab milik Provinsi Kaltara.
“Pengawasannya akhir tahun tentu ada, kita bisa tes pewarna, tapi kalau campuran daging kita serahkan ke lab Kaltara,” pungkasnya. (*)
Reporter : Endah Agustina
Editor : Yogi Wibawa







