Taati Prokes, Tes SKB Hari Ketiga Terpantau Lancar

benuanta.co.id, TARAKAN – Hari ketiga Seleksi Kompetensi Bidang (SKB) di gedung UPT Badan Kepegawaian Negara (BKN) Kota Tarakan berjalan lancar tanpa kendala.  Kepala BKN Tarakan Ari Kuswantoro menjelaskan tes ini melibatkan instansi vertikal seperti Kementerian Kelautan Perikanan, Kementerian Perhubungan dan beberapa instansi daerah luar Kaltara.

“Sejauh ini masih lancar saja, kita laksanakan untuk yang di luar Kaltara, seperti Kabupaten Bekasi dan sebagainya,” ucapnya, Senin (29/11/2021).

Meski terpantau lancar, terdapat kurang dari lima orang dari ratusan peserta tercatat tak hadir dalam SKB sehingga dinyatakan gugur. Ia tak mengetahui secara pasti alasan calon peserta ini tak menghadiri jadwal tes.

Baca Juga :  Kejati Kaltara Tetapkan Tiga Tersangka Korupsi Aplikasi Pariwisata

Dilanjutkan Ari, persyaratan dalam pelaksanaan tes SKB ini sama dengan SKD yang lalu.

“Tidak hadir saat tes itu hanya sedikit mungkin sekitar kurang dari tiga oranglah, kita tak tahu juga kenapa atau mungkin dapat pekerjaan baru bisa jadi, padahal persyaratanya sama aja seperti wajib rapid test atau PCR dan syarat protokol kesehatan lainnya,” bebernya.

Baca Juga :  Dapur SPPG Polres Tarakan Diresmikan, Target Produksi Bertahap Hingga 2.000 Porsi

Sementara itu, untuk kapasitas ruangan mencapai 35 orang, namun ada ruang tambahan khusus peserta yang terkonfirmasi covid-19. Soal yang dikerjakan peserta pun mencapai 100 soal dengan waktu 90 menit.

“Kalau yang reaktif atau positif, kebijakannya bisa ikut dihari terakhir SKB. Kalau belum sembuh ya tes di ruang covid-19 yang kami sediakan. Masih positif atau tidak, wajib hadir tes dihari terakhir SKB,” tuturnya.

Ari kembali menjelaskan bahwa wajibnya peserta mengikuti tes dihari terakhir karena SKB harus selesai pada akhir Desember ini.

Baca Juga :  Penanganan ODGJ Bersajam di Tarakan Belum Optimal

Penerapan protokol kesehatan saat sebelum memasuki ruangan sanga dipantau ketat oleh pihaknya. Misalnya pengecekan suhu beberapa kali, dan diwajibkan menggunakan masker dua lapis.

“Kalau tes ini prokesnya memang kami ketatkan, memakai masker dua lapis, tapi masih ada aja yang kami temui hanya pakai satu masker, kami selalu antisipasi sediakan masker lebih,” tutupnya. (*)

Reporter: Endah Agustina

Editor: Ramli

WhatsApp
TERSEDIA VOUCHER

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *