benuanta.co.id, BULUNGAN – Kursi Ketua Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Partai Hanura Kabupaten Bulungan mengalami kekosongan, sejak ditinggalkan oleh Jefri Yohanes Dung. Oleh karenanya Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Hanura Kaltara menunjuk pelaksana tugas (Plt).
Agar miliki ketua defenitif, DPC Pantai Hanura gelar Musyawarah Cabang Luar Biasa (Muscablub). Plt Ketua DPC Hanura Bulungan, Syarifuddin Tjaning mengatakan Muscablub terjadi karena Ketua DPC Hanura Bulungan mengundurkan diri.
“Sehingga dalam anggaran dasar itu adanya kekosongan itu maka diadakan Muscablub. Pengunduran diri itu karena ada keinginan naik ke tingkat DPD dan karena hal lainnya,” ungkap Syarifuddin Tjaning kepada benuanta.co.id, Sabtu, 27 November 2021.
Kata dia, harusnya jabatan Ketua DPC ini diemban hingga 2025. Pasalnya, pengisian posisi ketua ada beberapa persyaratan yang harus dimiliki para calon, di antaranya merupakan Warga Negara Indonesia (WNI), memiliki Kartu Tanda Anggota (KTA) dan merupakan kader Hanura.
“Syarat khususnya ketika ada surat dari DPD, lalu persyaratan lainnya minimal 30 persen dukungan dari Pimpinan Anak Cabang (PAC),” ujarnya.
Saaat ini PAC yang ada di Bulungan ada 10 namun hanya ada 8 PAC yang bisa memberikan dukungan. Di mana dalam naik sebagai calon harus mengantongi minimal 3 suara PAC.
“Jadi harus mendapatkan 3 dukungan PAC,” pungkasnya. (*)
Reporter : Heri Muliadi
Editor : Yogi Wibawa







