oleh

Unsur Pemerintah Harapkan Kader Profesionalisme di Konferwil PWI Kaltara ke-I

benuanta.co.id, TARAKAN – Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Kalimantan Utara (Kaltara) menggelar Konferensi Wilayah (Konferwil) ke-I pada Sabtu, 27 November 2021.

Konferwil ini turut dihadiri berbagai unsur Forkopimda di antaranya Walikota Tarakan yang diwakili oleh Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat, Drs. Tarmiji, M.H yang mengapresiasi wartawan di Kaltara terus menjalankan tugas di tengah pandemi Covid-19.

“Artinya selama ini pembinaan terus dilakukan, dan dapat kita rasakan dari perkembangan informasi yang baik. Pandemi juga tak membatasi ruang gerak wartawan dalam mencari berita,” kata Tarmiji dalam sambutan di Pembukaan Konferwil I PWI Kaltara, Sabtu (27/11/2021).

Baca Juga :  Sampaikan Rencana Pembangunan Pelabuhan Salangketo

Berkembangnya media berita yang saat ini terbentuk seperti, media online, cetak, suara serta video, Tarmiji berharap agar wartawan tetap meningkatkan kualitas dan profesionalitas dalam berkarya.

“Jawabannya ya profesionalitas, itu dituntut oleh zaman, seperti sekarang era kita harus menyesuaikan dengan tantangan yaitu teknologi tadi,” sambungnya.

Ia berharap nantinya untuk ketua umum PWI Kaltara terpilih periode 2021-2026 dapat menciptakan kader yang baik.

Baca Juga :  Bawaslu Harapkan Parpol Internalisasi Prosedur Penanganan Sengketa

Sementara itu, Ketua PWI Kaltara yang sebentar lagi akan menyerahkan jabatannya ke penerus yang baru, Datu Iskandar Zulkarnain berharap agar media yang ada saat ini dapat mengontrol berita agar bisa terpercaya oleh masyarakat.

“Menurut data media berdasarkan dewan pers pada 2018 ada sebanyak 43.300 media online, sedangkan cetak hanya 3000-an,” katanya.

Baca Juga :  Izin Lokasi Perusahaan di KIHI Berakhir, Bupati Sebut Tiga Nama Perusahaan Berhak Mengelola

Artinya banyak media yang tak terverifikasi berpotensi melakukan penyebaran berita hoaks hingga radikalisme.

“Terkait dengan hal itu saya harap PWI berperan besar dalam menghadapi tantangan informasi yang berbau hoaks” kata Datu.

Jurnalis LKBN Antara ini juga mengharapkan profesionalitas wartawan menjadi jawaban kedepan, bagaimana perusahaan pers dapat menghadapi tantangan dari media berita yang tak bertanggung jawab. (*)

Reporter : Endah Agustina

Editor : Yogi Wibawa

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *