Dukung Kegiatan Festival Top Model Batik Tarakan, FM Tarakan: Kenalkan Batik Khas Tarakan

benuanta.co.id, TARAKAN – PT. Pertamina EP Tarakan Field mendukung penuh kegiatan Festival Top Model Batik Tarakan yang memperebutkan Piala Bergilir Wali Kota Tarakan dalam rangka M

Memperingati Hari Sumpah Pemuda ke-93 Tahun 2021, Ahad (31/10) di Gedung KNPI Tarakan.

Kegiatan yang dibuka oleh Wali Kota Tarakan dr. Khairul, M.Kes ini, diikuti puluhan model fashion show dari lokal Tarakan. Dihadiri pula oleh Field Manager Tarakan Isrianto Kurniawan.

Isrianto mengungkapkan, sebagai perwakilan BUMN di Tarakan akan terus mendukung kegiatan masyarakat yang berkaitan dengan program Corporate Social Responsibility (CSR) Pertamina. Utamanyan bagaimana memperkenalkan Batik Khas Tarakan kepada daerah lain.

Baca Juga :  Pertamina Patra Niaga Regional Kalimantan Pastikan Stok dan Penyaluran LPG 3 Kg di Tanjung Selor Tetap Aman dan Terkendali

“Ini merupakan acara memperingati Hari Sumpah Pemuda, kita sebagai BUMN tentunya mendukung ke arah program CSR kita,” ungkap Isrianto kepada awak media.

Upaya Tarakan Field memperkenalkan Batik Tarakan, selain mendukung kegiatan yang berkaitan dengan Batik, saat ini 22 orang yang tergolong kelompok disabilitas dilakukan pendampingan untuk meningkatkan kemampuan membatiknya.

“Bagaimana menggalakkan batik khas Tarakan. Kita untuk batik, warga binaan di Kampung Satu/Skip ada Kubedistik kelompok usaha disabilitas Batik Tarakan, ada 22 orang yang kita bina di sana,” jelasnya.

Baca Juga :  Beragam Inovasi dan Teknologi Dukung Grup PHI di Zona 9 Lampaui Target Produksi Migas 2025

Isrianto mengharapkan melalui ajang fashion show bisa turut memperkenalkan batik khas Tarakan secara nasional. “Jadi, secara nasional bisa melihat Tarakan punya batik khas, kita berupaya juga HAKI untuk beberapa batik Tarakan yang menjadi khas Tarakan, ini menjadi harapan baru UMKM memberdayakan masyarakat tentunya bisa mensejahterakan masyarakat Kota Tarakan,” ucapnya.

Keseriusan Tarakan Field mendukung para pengrajin batik dari kelompok disabilitas, juga ditunjukkan dengan pemberian bantuan alat inovasi untuk memudahkan pembatik dalam menghasilkan batik Tarakan. Soal mematenkan batik khas Tarakan juga telah dilakukan Pertamina.

Baca Juga :  Harga Telur di Pasar Gusher Tarakan Naik Bertahap Jelang Imlek dan Ramadan

“Kami memberikan bantuan alat inovasi, sehingga mereka lebih cepat kerjanya. biasanya canting itu manual, ini pakai charger sehingga inovasi ini terus lebih baik ke depannya, kemudian kita mudahkan kadang) kawan yang disabilitas dengan alat smarphone sebagai alat komunikasi cara membatik, ” terang Isrianto.

Ia menambahkan, sejumlah batik telah mendapatkan HAKI di antaranya Batik Menara dan Batik Pompa Angguk. “Karena Tarakan khas migas jadi belum ada yang mematenkan itu jadi kita patenkan, berdasarkan historical Tarakan, kita ambil pola dan motifnya,” tuturnya.(*)

Editor: Ramli

WhatsApp
TERSEDIA VOUCHER

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *