benuanta.co.id, TARAKAN – Beredar video seorang gadis kecil menangis yang diduga tersesat di perempatan Ladang pada Senin, 1 November 2021.
Dalam video berdurasi 27 detik tersebut memperlihatkan seorang gadis balita menggunakan jaket berwarna pink menangis keras sambil ditanyakan namanya.
Video yang terlanjur tersebar luas tersebut juga disertai keterangan yang menyebutkan bahwa anak tersebut telah dibawa ke Kepolisian Sektor (Polsek) Tarakan Barat.
Kapolsek Tarakan Barat, IPTU Angestri mengatakan video berisi keterangan anak hilang telah dibawa ke Polsek Tarakan Barat dipastikan tidak benar.
“Kita belum dapat informasi ada anak hilang diantar ke Polsek. Jadi bisa dipastikan keterangan anak hilang itu hoaks,” ujar Angestri kepada benuanta.co.id.
Dijelaskan Angestri, dugaan keterangan hoaks anak hilang tersebut semakin kuat dilihat dari ruangan pada video yang tidak sesuai dengan yang ada di Polsek Barat.
“Dari video terlihat ruangan yang sudah jelas bukan di Polsek Barat. Mulai dari meja, kursi hingga furniture berbeda,” sebutnya.
“Masyarakat diimbau untuk lebih memilah berita dan menelusuri terlebih dahulu kebenarannya sebelum disebarkan,” tutup Angestri. (*)
Editor: Matthew Gregori Nusa







