benuanta.co.id, TARAKAN – Gerakan Nasional Percepatan Vaksinasi yang dimotori Projo bersama Gabungan Pengusaha Kelapa Sawit Indonesia (GAPKI) menggelar vaksinasi gratis untuk warga sekitar perkebunan dan desa produktif di 17 provinsi dengan sasaran 7 juta warga.
Gerakan ini telah dibuka langsung oleh Presiden Republik Indonesia, Joko Widodo pada 24 September 2021 secara virtual. Pembukaannya dihadiri juga oleh Menteri Kesehatan RI dan Kapolri.

Di Kaltara sendiri vaksinasi ini dilangsungkan di Desa Binai, Kecamatan Tanjung Palas Timur, Kabupaten Bulungan, tepatnya di PT. Prima Bahagia Permai. Di saat yang bersamaan, dihadiri juga oleh perwakilan Gubernur Kaltara, Kapolda Kaltara, Bupati Bulungan, Kapolres Bulungan Dandim Bulungan dan Dinas Kesehatan Bulungan.
Dikatakan Sekretaris GAPKI Kaltara, Afrijon Ponggok, terdapat sekitar 100 ribu masyarakat perkebunan di Kaltara yang tersebar di empat kabupaten.
“Di Kaltara karyawan perkebunan 100 ribu orang yang tersebar di empat kabupaten, di antaranya Bulungan, Tana Tidung, Malinau dan Nunukan. Tapi yang terdaftar dan punya KK sekitar 20 ribu dan yang lainnya kita masih proses,” tuturnya Selasa (28/9/2021).
Untuk sasarannya sendiri yakni masyarakat perkebunan dan warga sekitar. Vaksin yang digunakan adalah jenis Sinovac dengan tahap pertama masih 200 dosis.
“Ini untuk warga perkebunan, keluarga warga juga dan masih 200 vaksin, tapi berjalan terus ini dan pakainya Sinovac yang 18 tahun ke atas,” imbuhnya.

Minimnya vaksin yang diterima pihaknya, ia jadikan hal yang wajar karena dropping dari pusat masih terbatas. Ia juga mengakui, vaksinasi untuk masyarakat perkebunan masih menyentuh angka 20 persen.
“Vaksinasi warga perkebunan masih rendah, 20 sampai 25 persen, itupun masih dosis satu, sebagian juga ada dosis dua tapi ya masih sedikit,” bebernya.
Bersama ini pihaknya mengucapkan terima kasih kepada pemerintah pusat dan daerah yang telah berkenan memberikan suntikan vaksin ke masyarakat perkebunan di Kalimantan Utara.
“Sangat berterimakasih kepada Forkopimda Bulungan yang sangat pro aktif dan antusias dalam pelaksanaan vaksinasi,” tuntasnya. (*)
Reporter : Endah Agustina
Editor: M. Yanudin







