TARAKAN – Idul Adha di tahun kedua di tengah-tengah pandemi, Ketua Pelaksana Baznas Kota Tarakan, Syamsi Sarman menyampaikan tren antusiasme masyarakat untuk berkurban di tahun ini bakal meningkat.
“Kalau kita lihat antusiasnya, kita berkeinginan sampai 100 ekor kambing lah. Darimana kita mengukurnya, ini kan sama dengan tahun lalu haji kan tidak berangkat. Ketika haji tidak berangkat, tentu berkurbannya itu di daerah,” ujar Syamsi Sarman kepada benuanta.co.id, Sabtu (10/7/2021).
“Kalau orang berangkat haji kan biasanya kurbannya di Mekkah. Itu hitung-hitungan kita, kemungkinan nanti pada saat hari H akan ada orang yang memotong qurban mungkin lebih banyak. Makanya ancang-ancang potong sampai 100 kambing itu tidak mustahil,” tambahnya.
Kata Syamsi, dari sekarang saja sudah ada masyarakat yang mendaftar dan mulai menyetor hewan kurban.
“Ada yang sapi, kambing, ada yang iuran 1 sapi itu ditanggung 7 orang iurannya Rp 3 juta. Mulai sekarang sudah ada yang datang mendaftarkan, nanti pada hari H-nya juga boleh,” imbuhnya.
Baznas sendiri juga memberikan kesempatan kepada masyarakat umum untuk membawa hewan qurban setidaknya empat hari. Mulai tanggal 10 sampai 13 Dzulhijjah, atau 20 sampai 23 Juli.
“Jadi pada hari-hari itu silahkan saja masyarakat membawa hewan kurbannya ke Baznas,” tukasnya.(“)
Reporter : Yogi Wibawa
Editor : Ramli







