TARAKAN – Satgas Percepatan Penanganan Covid-19 Tarakan kebut vaksinasi bagi tenaga pendidik pada Selasa, 14 Juni 2021 kemarin. Vaksin jenis Sinovac ini kembali menyasar 600 orang, yang mana sebelumnya juga dilakukan penyuntikan bagi 670 lebih guru-guru. Hal ini dilakukan sebagai persiapan Pembelajaran Tatap Muka (PTM) bagi jenjang TK, SD, SMP, hingga SLTA.
“InsyAllah sebelum PTM lah selesai. Kan kita sudah bersurat ke sekolah-sekolah kalau ada keluhan misalnya demam, batuk, pilek dan hamil jangan suruh datang (vaksinasi). Tapi disuruh screening aja, kan kasihan jadi mengurangi kuotanya yang lain,” ujar Jubir Satgas Percepatan Penanganan Covid-19 Tarakan, dr. Devi Ika Indriarti kepada benuanta.co.id, Rabu (16/6/2021).
“Jadi lebih baik discreening dulu di sekolah baru dibawa ke sini. Kalau yang lain-lainnya kan bisa kami screening, seperti tekanan atau jantung itu kan tidak mungkin sekolah yang melakukan,” tambahnya.
Satgas penanganan percepatan Covid-19 Tarakan masih akan terus menjadwalkan pelaksanaan vaksin bagi tenaga pendidik ke depannya.
“Ya masih kita jadwalkan, kita kan masih mengejar untuk menghabiskan (vaksinasi) tenaga guru, untuk melakukan PTM ya,” tukasnya. (*)
Reporter : Yogi Wibawa
Editor : Nicky Saputra







