Realisasi Investasi Kaltara Triwulan Pertama Capai Rp1 Triliun

TANJUNG SELOR – Dinas Penanaman Modal Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Provinsi Kalimantan Utara merilis capaian realisasi investasi penanaman modal periode triwulan I tahun 2021 cukup tinggi.

Realisasi investasi secara keseluruhan untuk Penanaman Modal Dalam Negeri (PMDN) dan Penanaman Modal Asing (PMA) di Kaltara mencapai Rp 1.086.969.420.000.

“Ada target BKPM dan target RPJMD yang harus kita capai, untuk realisasinya inikan kumulatif di akhir tahun. Pada triwulan I ini realisasinya sebesar Rp 1.086.969.420.000, dimana realisasi investasi PMDN menduduki peringkat 24 dari 34 Provinsi sementara untuk realisasi investasi PMA berada pada peringkat ke 29 pada periode capaian realisasi investasi triwulan I tahun 2021,” ungkap Plt Kepala DPMPTSP Kaltara, Risdianto kepada benuanta.co.id, Kamis 10 Juni 2021.

Baca Juga :  IOH dan Nokia Edukasi Mahasiswa Kaltara tentang Literasi Digital dan AI

Dia merincikan untuk target realisasi investasi pada RPJMD ini, sebesar Rp 1.125.000.000.000 di mana realisasi investasinya sebesar Rp 1.086.969.420.000. Sedangkan Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) target realisasi investasinya sebesar Rp 1.268.250.000.000 realisasi investasinya sebesar Rp 1.086.969.420.000.

“Persentase RPJMD sebesar 97 persen dan BKPM sebesar 86 persen,” ucapnya.

Risdianto mengatakan, persentase capaian realisasi dari penetapan target BKPM RI sebesar Rp 5,73 triliun untuk tahun 2021 triwulan I mencapai 18,97 %. Sedangkan untuk persentase capaian dari target RPJMD dengan nilai Rp 4,5 triliun mencapai 24,15%. Jika dibandingkan dengan capaian realisasi investasi periode triwulan I tahun 2020 dengan nilai capaian sebesar Rp 519.883.360.000, maka capaian realisasi investasi mengalami kenaikan sebesar 52% dengan nilai capaian periode triwulan I tahun 2021 sebesar Rp. 1.086.969.420.000.

Baca Juga :  Gas 3 Kg Sulit Diperoleh di Tanjung Selor, Usaha Kecil Ikut Terdampak

Sementara untuk persentase penyerapan nilai capaian realisasi investasi sebesar 12% dari nilai rencana realisasi investasi dengan nilai Rencana sebesar Rp. 9.365.249.020.000.

“Pertumbuhan investasi di Provinsi Kaltara di dominasi oleh PMDN sebesar Rp 967.341.400.000, hal ini mengalami peningkatan sebesar 236% dibandingkan dengan capaian realisasi investasi pada triwulan I tahun 2020 hanya Rp 287.692.000.000,” sebutnya.

Baca Juga :  Beragam Inovasi dan Teknologi Dukung Grup PHI di Zona 9 Lampaui Target Produksi Migas 2025

Masih Risdianto, dia menuturkan untuk realisasi investasi PMA mengalami penurunan sebesar 48 % dengan nilai capaian US$ 8.140 atau Rp 119.628.120.000 dibandingkan dengan tahun 2020 pada periode yang sama sebesar US$ 16.124.400 atau Rp 232.191.360.000. (*)

Reporter: Heri Muliadi

Editor : Nicky Saputra

WhatsApp
TERSEDIA VOUCHER

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *