Kepala Sekolah SDN 052 Dikabarkan Miliki Utang dan Sempat Keliling Cari Kontrakan

TARAKAN – Keberadaan Kepala Sekolah Dasar Negeri (SDN) 052 berinisial LH hingga saat ini belum diketahui jelas. Hal itu tentu menjadi tanda tanya, lantaran LH langsung mangkir kerja setelah pencairan Dana Alokasi Khusus (DAK) beberapa waktu lalu.

Saat ditemui benuanta.co.id, Plt Kepala SDN 052, Alfiah masih enggan mengomentari seputar LH, DAK dan pembangunan sekolah yang beralamatkan di Kelurahan Karang Harapan tersebut.

“Bisa langsung konfirmasi ke Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kota Tarakan,” ucap Alfiah pada Jumat, 4 Juni 2021.

Meski begitu, Pemerintah Kota Tarakan memastikan akan menindaklanjuti dugaan pelanggaran Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 53 Tahun 2010 tentang Disiplin Pegawai Negeri Sipil.

Baca Juga :  Penataan PKL Sekitar Bandara Juwata Dikaji, Pedagang Minta Kebijakan Jam Operasional

“Kemarin saya sudah menghubungi kepala dinasnya (Kadisdik) dan kepala bidangnya (Kabid Pendidikan Dasar). Dari dinas telah memanggil yang bersangkutan sebanyak tiga kali. Cuma yang bersangkutan itu tidak datang,” ujar Sekda Kota Tarakan, Hamid Amren saat dihubungi benuanta.co.id, Kamis (3/6/2021).

Menurut informasi yang diterima Sekda melalui Kabid Pendidikan Dasar Disdikbud Tarakan, LH memang diketahui memiliki persoalan utang-piutang dengan orang lain secara pribadi.

Baca Juga :  Dinkes Tarakan Catat Satu Kasus Leptospirosis di Awal 2026

Sementara itu, LH yang ternyata sempat berkomunikasi intens dengan Ketua RT 11 Kelurahan Karang Harapan mengenai perbaikan jalan samping sekolah, dan meminta bantuan mencarikan rumah kontrakan berkisar pada bulan April 2021 lalu.

Ketua RT 11, Mansur Efendi yang lebih dari 30 tahun bermukim di tempat itu mengaku kaget mendengar kabar kepala sekolah yang belum lama meminta bantuan kepadanya hilang kabar.

“Iya saya kaget dengar kabar dari sekretaris RT saya kalau ibu kepala sekolah hilang. Padahal beliau (LH) sempat menemui saya untuk minta dukungan warga perbaiki jalanan samping sekolah, dan sekolah yang menyiapkan bahan materialnya,” kata Mansur kepada benuanta.co.id saat dijumpai dikediamannya yang tak jauh dari sekolah tersebut.

Baca Juga :  Dishut Sebut Revitalisasi KKMB Tarakan Terganjal Administrasi Lahan

“Kemudian dia juga pernah nanya ke saya, pak dimana ya ada rumah kontrakan, jadi saya kasi tahu kalau di dekat sekolah ada rumah yang dikontrakan. Nah seminggu setelah itu saya dapat kabar kalau ibu guru (sapaan akrab LH) sudah tidak ada kabar,” tutup dia. (*)

Reporter : Kristianto Triwibowo
Editor: Nicky Saputra

WhatsApp
TERSEDIA VOUCHER

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *