NUNUKAN – Banjir di Kecamatan Sembakung, Kabupaten Nunukan perlahan surat dari 8 desa terdampak awal kini menyisakan 3 Desa yang masih terdampak. Sebanyak 85 rumah 111 kelapa keluarga (KK) serta 360 jiwa.
“Walaupun Sudah surut, masih ada Desa yang hingga saat ini masih tergenang air seperti di Desa Tagul dan Desa Bungkuk serta kampung Tembelunu, warganya masih mengunakan perahu, jadi yang terdampak itu ada 85 rumah,” kata Abdullah, Ketua Kampung Siaga Bencana (KSB) Abdullah, Ahad 30 Mei 2021.
Pusat kecamatan Sembakung, jalan sudah terlihat dan aktivitas kembali normal, namun fasilitas seperti masjid saat ini tengah dibersihkan, puskesmas dan beberapa pasilitasi lainnya.
Selain itu, untuk per 6 jam pemantauan air terus akan dilakukan untuk mengetahui berapa centimeter air turun. “Setiap sore biasanya per jam 6, pengecekan ketinggian air,” jelasnya.
Abdullah juga mengingatkan kepada masyarakat agar tetap waspada terhadap binatang buas seperti buaya, karena bisa saja akan naik di permukiman warga mengingat air besar. “Jika melakukan aktivitas di sungai juga harus berhati-hati terhadap arus air yang sangat deras,” tutupnya.(*)
Reporter: Darmawan
Editor: Ramli







