TARAKAN – Melalui rapat koordinasi (Rakoor) daftar pemilih berkelanjutan, periode bulan April 2021, pada Selasa (25/5/2021) Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Tarakan sebut mekanisme Pemilu dan Pilkada akan lebih baik.
Koordinator Divisi SDM, Organisasi dan Data Informasi Bawaslu Tarakan, Dian Antarja mengatakan, peran Bawaslu hanya untuk mengawasi pemutakhiran data berkelanjutan yang akan diadakan setiap bulannya.
“Data pemilih ini merupakan data yang sangat dinamis, artinya jika data pemilih ini berjalan dengan baik maka 50 persen dari mekanisme pemilu maupun pilkada akan berjalan dengan baik,” kata Dian kepada benuanta.co.id.
Dijelaskan Dian, pemutakhiran data pemilih berkelanjutan dapat menjadi tolak ukur dan juga sebagai penentuan logis di setiap Tempat Pemungutan Suara (TPS) di pemilihan mendatang.
“Pemutakhiran data berkelanjutan merupakan yang pertama kali di Kota Tarakan, dimana sangat penting dan krusial, mengingat data penduduk merupakan suatu hal yang sangat dinamis,” sebutnya.
Jika pemutakhiran data dilakukan selama sebulan sekali, diharapkan bisa menjadi tolak ukur agar bisa berjalan lebih baik lagi. Semua stakeholder, Bawaslu, Disdukcapil, seluruh Parpol, bahkan masyarakat juga akan dilibatkan
“Kita berharap jika ada pemilihan nanti, pemutakhiran data tidak lagi menjadi polemik, jangan sampai ada data bersinggungan maupun data tidak valid,” tutupnya.(*)
Reporter : Matthew Gregori Nusa
Editor : Ramli







