Olah TKP, Kebakaran Gunung Lingkas Diduga Berasal dari Korsleting Komponen AC

TARAKAN – Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Kepolisian Resor (Polres) Tarakan melakukan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP) kebakaran yang menghanguskan beberapa rumah di Kelurahan Gunung Lingkas, RW 2 RT 4 pada Sabtu (15/5/2021).

Kapolres Tarakan, AKBP Fillol Praja Arthadira melalui Kasat Reskrim Polres Tarakan, IPTU Muhammad Aldi mengatakan, telah mendapatkan hasil olah TKP di lokasi kebakaran pada Senin (17/5/2021).

“Berdasarkan olah TKP yang dilakukan oleh unit Identifikasi (Iden) ditemukan beberapa barang bukti (bb) yang kemungkinan merupakan asal muasal terjadinya kebakaran,” ujar Aldi kepada benuanta.co.id, Senin (17/5/2021).

Baca Juga :  Kemenag Tarakan Tetapkan Zakat Fitrah Ramadan 1447 H, Ini Besarannya

Dijelaskan Aldi, personel Iden Satreskrim Polres Tarakan menemukan beberapa barang yang diduga ada kaitannya dengan terjadinya kebakaran, selain itu anggota iden juga melakukan intrograsi di sekitar daerah TKP tersebut.

“Kemudian tim juga mengamankan di antaranya adalah sebuah kipas angin dan juga 1 unit kondensor AC berasal dari kamar yang diduga sebagai tempat awal muasal api,” terangnya.

Baca Juga :  Jaga Tradisi Kue Keranjang Imlek di Tarakan ala Nenek Joanie

Pantauan benuanta.co.id, kondisi komponen Air Conditioner (AC) dan kipas angin tersebut ditemukan dalam keadaan gosong total diantara puing-puing sisa kebakaran.

Selain itu, Aldi juga mengatakan, sebanyak 15 KK yang kehilangan tempat tinggal akibat kebakaran tersebut. Dari hasil olah TKP, diduga api berasal dari konslet listrik yang berada di dalam kamar milik ibu Hj. Sumiati (pemilik rumah).

“Di TKP pada saat kebakaran, satu keluarga saat itu ada di dalam ruang keluarga, salah satu keluarga melihat ada api yang sudah besar dari arah kamar. Dugaan paling kuat, awal api dimulai dari korsleting AC yang berada di dalam kamar korban,” tuturnya.

Baca Juga :  Cegah Konflik Lahan, Menhut Dorong Percepatan Sertifikasi Tambak Petani di Desa Liagu

“Kita juga sudah menginterogasi saksi-saksi di sekitar, untuk dugaan lainnya seperti kompor, namun barang-barang tersebut kemungkinan meledak atau terbakar setelah api sudah cukup meluas,” tutupnya. (*)

Reporter : Matthew Gregori Nusa

Editor : Nicky Saputra

WhatsApp
TERSEDIA VOUCHER

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *