NUNUKAN – Momen Idulfitri di masa pandemi Covid-19, Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Nunukan memberikan fasilitas berupa kunjungan online dan layanan titipan makanan, sejak lebaran hari pertama, Kamis kemarin hingga hari ini Jumat 14 Mei 2021. Hal itu disampaikan Kalapas Kelas 2B Nunukan, Taufik Hidayat, kepada benuanta.co.id.
Kedua layanan ini merupakan langkah strategis Lapas Nunukan dalam memberikan pelayanan sekaligus upaya pencegahan penularan Covid-19 di dalam Lapas.
“Kami telah menyediakan 4 unit komputer yang digunakan untuk layanan kunjungan online (video call) dan untuk layanan titipan makanan kami terapkan sesuai dengan protokol Covid-19, yaitu setiap pengunjung wajib memakai masker, mencuci tangan dengan sabun, masuk ke dalam bilik steril kemudian di cek suhu tubuhnya,” jelasnya.
Sebelum makanan dibagikan kepada Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP), terlebih dulu petugas akan melakukan pengecekan dan penggeledahan terhadap pengiriman makanan.
Pemeriksaan makanan itu untuk mencegah benda-benda terlarang masuk ke Lapas dan selalu mematuhi Standar Operasional Prosedur (SOP). Untuk layanan penitipan makanan dibuka pagi mulai pukul 09.00 – 11.00 Wita dan siang pukul 13.00-16.00 Wita, sedangkan layanan kunjungan online pagi dibuka mulai pukul 09.30-11.30 Wita dan siang pukul 13.00-15.00 Wita.
Berdasarkan data dari Petugas Pintu Utama (P2U) dan Petugas Ruang Kunjungan selama 1 hari ini, layanan mencapai 40 orang pengguna, baik dari WBP maupun dari Keluarga WBP.
“Dari hasil rekapitulasi petugas bahwa dihari pertama layanan penitipan makanan ada 138 orang. Masyarakat cukup antusias dengan adanya layanan penitipan makanan ini. Meski tidak dapat membesuk akibat mencegah penyebaran COVID-19, mereka masih dapat mengirimkan makanan kepada keluarganya yang sedang menjalani masa pidana. Pelayanan di hari pertama ini berjalan dengan baik, lancar dan aman,” ucapnya. (*)
Reporter: Darmawan
Editor: M. Yanudin







