TANJUNG SELOR – Gempa bumi mengejutkan warga Ibukota Kaltara di Tanjung Selor, sekira pukul 05.41 Wita. Dari analisa Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) gempa ini berkekuatan magnitudo 4.0, lokasinya 41 Kilometer Tenggara Bulungan dengan titik koordinat 2.82 LU dan 117.35 BT.
“Tidak berpotensi tsunami, karena pusat gempa di darat dan magnitudo kecil,” ungkap Kepala Stasiun Meteorologi Tanjung Harapan Muhammad Sulam Khilmi, Sabtu 8 Mei 2021.
Dia menuturkan melihat dari lokasi episenter dan kedalaman hiposenternya, gempa bumi yang terjadi subuh tadi merupakan jenis gempa bumi kedalaman dangkal akibat adanya aktifitas sesar lokal di wilayah tersebut.
“Berdasarkan laporan masyarakat gempa bumi ini dirasakan di Kabupaten Bulungan dengan intensitas III MMI berupa getaran dirasakan nyata dalam rumah. Terasa getaran seakan-akan ada truk berlalu,” jelasnya.
Kata dia hingga saat inipun belum ada laporan dampak kerusakan yang ditimbulkan gempa bumi tersebut. Hasil monitoring BMKG belum menunjukkan adanya aktivitas gempa bumi susulan (aftershock).
“Kepada masyarakat Kabupaten Bulungan dan sekitarnya diimbau agar tetap tenang dan tidak terpengaruh oleh isu yang tidak dapat dipertanggungjawabkan kebenarannya,” sebutnya.
Sulam menambahkan jika Kalimantan Utara memiliki sejarah panjang tentang gempa, pasalnya Kalimantan merupakan jalur cincin api 3. Gempa tercatat mulai tahun 1941 hingga saat ini, sudah mencapai puluhan kali dengan lokasi berbeda-beda.
“Sebagai informasi saja, bahwa dulu di Kaltara pernah ada gempa-gempa cukup besar, untuk meningkatkan kewaspadaan dan kesiapan mitigasi nya,” pungkasnya.(*)
Reporter: Heri Muliadi
Editor: Ramli







