TARAKAN – Momen peringatan Hari Buruh 1 Mei 2021 lalu menjadi perhatian bagi Ketua DPRD Kalimantan Utara, Norhayati Andris untuk menerima aspirasi kemudian memperjuangkannya melalui lembaga legislatif yang dipimpinnya.
Ketua DPRD Kaltara, Norhayati Andris mengatakan aspirasi buruh sudah kesekian kalinya dimediasi bersama pihak berwenang.
“Beberapa waktu lalu kami dikunjungi Federasi Kebangkitan Buruh Indonesia (FKUI) Kaltara, mereka sampaikan terkait kewajiban perusahaan kepada mereka diantaranya santunan korban longsor, tidak disalurkannya BPJS, hingga tidak diberikannya pesangon bagi buruh yang telah berhenti bekerja,” sambung politisi PDI-P itu pada Kamis, 6 Mei 2021.
Norhayati pastikan pihaknya terbuka untuk memediasi persoalan tidak dibayarkannya BPJS oleh perusahaan kepada para buruh selama berbulan-bulan.
Meskipun begitu, berbagai aspirasi dan tuntutan di momen hari buruh akan tetap ditindaklanjuti.
“Kami sambut dengan baik aspirasi rekan-rekan buruh dan mahasiswa. Sehingga sebisa mungkin kami akan menampung dan memediasi agar ada jalan keluarnya,” ujarnya.
Sampai saat ini, DPRD Kaltara komitmen berbagai aspirasi buruh terus dikawal oleh pihaknya.
“Hingga saat ini kami terus mengawal persoalan para buruh. Kami menyepakati bahwa dalan kurun waktu sebulan, PT Intracawood bisa memberikan hak para karyawan. Selaku wakil rakyat di DPRD Kaltara akan akan memantau, mengkomunikasikan masalah ini hingga selesai,” tutupnya.(*)
Reporter: Kristianto Triwibowo
Editor: Ramli







