Sekda Nunukan Buka Musda ke-5 KKSS Periode 2021-2026

NUNUKAN – Musyawarah Daerah Ke-V kerukunan keluarga Sulawesi Selatan (KKSS) Kabupaten Nunukan periode 2021-2026 dibuka Bupati Nunukan Hj Asmin Laura Hafid, SE, MM, yang diwakili oleh Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Nunukan, Serfianus, S.IP, M.Si di Gedung Olahraga (GOR) Nunukan pada Sabtu, 3 April 2021.

Dikatakan Serfianus, warga KKSS telah begitu lama mewarnai perjalanan masyarakat di Kabupaten Nunukan sejak masih berupa kampung kecil, meningkat menjadi sebuah kecamatan hingga akhirnya sekarang menjadi sebuah kabupaten. Selama itu pula, kiprah warga KKSS telah memberi warna dan sentuhan tersendiri dalam setiap bidang kehidupan, mulai dari bidang pemerintah, pendidikan, ekonomi, sosial politik, maupun bidang seni dan kebudayaan.

“Di bidang pemerintahan, kita mengetahui bersama bahwa Bupati Nunukan yang pertama hingga Bupati ketiga yang sekarang ini adalah warga KKSS. Sebagian besar kepala OPD dan pejabat di lingkungan pemerintah Kabupaten Nunukan juga merupakan warga KKSS,” ujar Serfianus.

Baca Juga :  Harapan Warga Krayan Barat Terwujud, Pengerjaan Jalan Lembudud–Long Layu Resmi Dimulai

Selain itu di bidang ekonomi, warga KKSS juga tampil sebagai pioner. Hal itu dapat kita lihat di pasar -pasar dan kawasan pertokoan, di mana sebagian besar pedagangnya merupakan warga KKSS. Sebagian besar dari pengusaha-pengusaha sukses di Kabupaten Nunukan juga merupakan warga KKSS.

“Atas nama pemerintah Kabupaten Nunukan, saya menyampaikan penghargaan atas peran dan kiprah dari seluruh warga KKSS di Kabupaten Nunukan dalam mendukung pembangunan yang dijalankan oleh pemerintah,” jelasnya.

Meskipun tampil dominan hampir disemua bidang kehidupan, warga KKSS selama ini cukup mampu memposisikan dirinya secara baik di tengah pergaulan masyarakat yang memiliki latar belakang etnis, agama, maupun budaya yang berbeda – beda. Prinsip di mana bumi dipijak, di situ langit dijunjung, mampu diterjemahkan secara baik oleh warga KKSS, sehingga rasa persatuan dan kebersamaan dapat terus terpelihara dengan baik sampai saat ini.

Baca Juga :  Peringati HPN 2026, Imigrasi Nunukan Perkuat Sinergi dengan Insan Pers

Masyarakat yang memiliki keberagaman etnis, agama, maupun adat istiadat dan budaya, maka sikap untuk mau saling menghargai dan menghormati antara satu dengan yang lain merupakan kata kunci yang tidak boleh diabaikan. Sikap itulah yang harus terus dipertahankan, dan ditingkatkan sebagai modal berharga dalam menjalankan pembangunan demi kedamaian bersama.

Lanjut dia, akhir-akhir ini dapat dirasakan adanya upaya untuk memecah belah rasa persatuan dan kesatuan. Upaya itu dilakukan oleh pihak – pihak tidak bertanggung jawab, yang ingin memanfaatkan keragaman di tengah -tengah masyarakat sebagai sumber terjadinya konflik dan permusuhan. Upaya itu harus di cegah bersama dengan cara terus meningkatkan jalinan silaturahmi diantara warga, jangan mudah terpancing dan terprovokasi oleh isu – isu yang tidak jelas kebenarannya, yang hanya menginginkan kekacauan di tengah masyarakat.

Baca Juga :  Bimtek BPIP 2026, Bakesbangpol Nunukan Perkuat Peran Pembinaan Ideologi Pancasila

Serfianus juga mengingatkan segala macam bentuk teror, baik atas dasar agama, suku, maupun identitas lainnya, merupakan musuh bersama yang tidak boleh diberi ruang sama sekali di bumi Kabupaten Nunukan.

Selain itu, KKSS bukan organisasi politik. Keberhasilan KKSS dalam menjaga jarak dengan

setiap hiruk pikuk politik selama ini harus terus dijaga dan dipertahankan, agar KKSS benar – benar dapat menjadi rumah bersama bagi seluruh warga KKSS.

“Saya juga berharap KKSS untuk mulai memperhatikan bidang pemberdayaan ekonomi masyarakat, disamping menjalankan peran utamanya di bidang sosial dan budaya, contohnya, KKSS bisa menginisiasi diadakannya pelatihan dan pemberian bantuan kepada masyarakat atau para pelaku usaha kecil untuk mengembangkan usahanya,” harapnya. (*)

Reporter : Darmawan

Editor : Nicky Saputra

WhatsApp
TERSEDIA VOUCHER

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *