NUNUKAN – Syafaruddin S.Pi kini menjabat sebagai Majelis Pertimbangan Daerah (MPD) PKS Nunukan. Yang mana sebelumnya dirinya menjadi Ketua Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Nunukan.
Pergantian ini setelah pelaksanaan Musyawarah Daerah (Musda) tingkat kabupaten/kota secara serentak se-Indonesia. Termasuk di dalamnya DPD Kabupaten Nunukan, Kalimantan Utara, secara virtual, Senin (28/12/2020).
Majelis Pertimbangan Daerah PKS Nunukan, Syafaruddin meningkatkan, sejak menjabat sebagai Ketua DPD PKS Nunukan periode 2015-2020, sudah banyak dilaksanakan. Baik peningkatan jumlah kader yang juga sudah signifikan dari 600 kader, saat ini sudah mencapai 900, walaupun adanya aturan baru dari pusat untuk penambahan kader yang berada di setiap DPC.
“Sedangkan segi keuangan, aset dan seterusnya, Alhamdulillah kita sudah cukup banyak memberikan kontribusi. Seperti adanya mobil pelayanan 24 jam yang melayani sosial dan lainnya,” kata Syafaruddin kepada benuanta.co.id.
Di jabatan yang baru ini, dia akan melakukan pengontrolan dan mengarahkan jalannya kepengurusan yang baru. “Kita akan mengarahkan adanya sekretariat yang baru. Selama ini kita belum bisa mengwujud itu, ini juga PR bagi kepengurusan yang baru agar ada sekretariat PKS yang permanen,” jelasnya.
Untuk kepengurusan telah mencapai 60 persen dan ditargetkan mencapai 100 persen, terutama di bagian Kabudaya dan Krayan. Ini akan menjadi titik tekan karena bisa menjadi citra PKS menjadi partai yang terbuka untuk umum.
Syafaruddin menjelaskan, Majelis Pertimbangan Daerah (MPD) PKS sebenarnya sudah ada namun tingkat wilayah. Untuk tingkat daerah baru diadakan tahun ini. Di mana tugasnya mengawal, mengevaluasi dan membimbing jalannya kepengurusan DPD.
“Segala bentuk pertimbangan keputusan strategis yang akan dibahas di tingkat musyawarah Daerah (Musda) yang dipimpin oleh MPD,” terangnya. (*)
Reporter: Darmawan
Editor : M. Yanudin







