TARAKAN – Belum berhasil menangkap pelaku kejahatan pelecehan seksual yang kerap melakukan aksi di jalan sepi sepanjang tahun 2020, Kepolisian Resor (Polres) Tarakan masih terus menyelidiki maupun mengumpulkan keterangan dari saksi.
Kendati telah ada dua wanita yang menjadi korban dalam aksi tak terpuji itu sepanjang tahun 2020 ini, Kasat Reskrim Polres Tarakan, Muhammad Aldi menyebut, kasus tersebut masih belum terlihat secara jelas terkait siapa dan apa modus lain yang digunakan pelaku.
“Kalau sampai saat ini yang berkaitan dengan adanya pelecehan seksual tersebut itu masih belum terlihat jelas ya. Karena kita belum mengungkap perkara ini. Apakah ada modus lain di balik tindakan tersebut, itu kami belum tahu,” ujar Kasat Reskrim Polres Tarakan, Muhammad Aldi kepada benuanta.co.id, Ahad (27/12/2020).
Sisi lain, kata Aldi, pihaknya juga telah mencari di histori perjalanan dari korban ataupun diduga pelaku dengan mengambil rekaman CCTV yang berada di jalan tersebut.
“Sampai saat ini kita belum ada petunjuk lebih. Tapi apabila ada informasi mengenai perkara ataupun tindakan tersebut, segera laporkan kepada kami,” imbaunya.
“Kalau dari informasi yang kita dapati itu beda (pelaku), dari jenis motor yang digunakan, dari ciri-ciri badan segala macam itu berbeda,” tambahnya.
Diwartakan sebelum, seorang mahasiswi asal Kabupaten Tanah Tidung (KTT) menjadi korban pelecehan di Jalan Gunung Selatan, Ahad 22 November 2020.
Saat itu korban ND (20) dari Asrama Putri KTT di Kampung Satu hendak menjemput adiknya di Juata Laut, melintas di Jalan Gunung Selatan. Tepat sebelum gapura Gunung Selatan di arah pasir putih, seorang pria berpakaian hitam menggunakan motor matic sempat membuatnya curiga.
“Sekitar pukul 10.30 wita, orang itu saya lihat di kiri jalan. Sepertinya mau memutar balik motornya. Ketika saya sudah lewati dia, tiba-tiba ada tangannya dari sebelah kanan saya mau memegang (dada, Red.) saya, ” jelasnya kepada benuanta.co.id, usai kejadian.
Lanjut dia, ketika ia mengelak dari tindakan asusila itu, pria yang mengenakan jaket hitam dan helm hitam itu langsung tancap gas ke arah persimpangan Pasir Putih.
ND berusaha mengejar pria tersebut, namun nahas ketika berada di tikungan jalan ND nyaris menabrak pengendara dari arah berlawanan.
“Saya sempat minta tolong teriak-teriak sama orang yang lewat. Tapi orang-orang tidak ada yang tolong. Saya terjatuh karena menghindar pengendara lain,” sebut wanita berhijab tersebut.
Warga sekitar yang mengetahui ND terjatuh langsung memberikan pertolongan. ND pun lantas menceritakan kejadian tersebut kepada warga, namun warga sekitar tak mengetahui ciri-ciri pelaku.
Lantaran tak terima dengan perbuatan pelaku, ND yang didampingi keluarganya langsung melaporkan hal tersebut kepada pihak berwajib.
“Saya berharap pelakunya cepat tertangkap agar tak ada korban selanjutnya,” harapnya.(*)
Reporter : Yogi Wibawa
Editor : M. Yanudin







